5 Jurusan yang Cocok untuk Introver dan Ekstrover, Kamu yang Mana?
GH News February 27, 2026 08:10 PM
Jakarta -

Kepribadian sering dikaitkan dengan berbagai pilihan dalam kehidupan, termasuk dalam memilih jurusan kuliah. Umumnya, introver dan ekstrover berbeda dalam menghabiskan energi di lingkungan sosial. Lantas jurusan apa yang cocok untuk introver dan ekstrover?

Secara umum, orang introver cenderung lebih suka suasana yang tenang agar bisa fokus dalam menyerap informasi. Di kelas, orang introver cenderung minim interaksi dan lebih fokus mendengarkan.

Sementara orang ekstrover lebih aktif dalam terlibat saat interaksi sosial. Seperti berdiskusi, kerja kelompok, hingga proyek lapangan.

Untuk mengetahui rekomendasi jurusan yang cocok bagi introver dan ekstrover, berikut daftarnya dikutip dari laman Colorado State University.

5 Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Introver

1. Jurusan Ilmu Saraf

Seorang introver merasa nyaman saat berpikir secara mendalam dan memecahkan masalah. Misalnya dengan jurusan ilmu saraf yang mendalami tentang neurosains.

Jurusan ini mengulik sistem saraf, bagaimana perkembangannya, strukturnya, dan bagaimana seseorang mengontrol indra persepsi, pikiran, dan perilaku dalam keadaan sehat maupun sakit.

Sebagai lulusan program studi ilmu saraf, kamu akan memperoleh kemampuan menganalisis dan menulis makalah ilmiah secara kritis, sekaligus mendapat pelatihan dan tugas dalam penelitian otak di dunia nyata. Kamu akan berfokus pada eksperimen tentang neurosains perilaku kognitif. Kemungkinan juga mengeksplorasi perbedaan otak introver dan ekstrover.

Peluang karier lulusan ini antara lain menjadi peneliti, psikiater, linguistik, dan kedokteran.

2. Jurusan Bahasa Inggris

Seorang introver bisa mencoba jurusan Bahasa Inggris karena cenderung mempelajari bidang yang minim bertemu banyak orang. Beberapa yang dibahas yakni budaya dan sastra dunia, tradisi sastra, penulisan kreatif, hingga linguistik.

Di jurusan ini, mahasiswa menemukan karya-karya sastra terbesar serta mengeksplorasinya dari segi historis, budaya, sosial, hingga ekonomi. Mahasiswa dapat mengasah kemampuan analisis teks secara kritis baik di dalam maupun di luar kontes tersebut.

Peluang karier lulusan bahasa Inggris antara lain jurnalisme, staf pemerintahan, pengajaran, penerjemah hingga bisnis.

3. Jurusan Pengelolaan Hutan dan Padang Rumput

Alih-alih berhadapan dengan banyak orang, introver bisa mencoba jurusan yang bisa sering-sering ke alam. Pada jurusan pengelolaan hutan dan rumput, misalnya, mahasiswa bisa mempelajari tentang perubahan ekosistem, serta bagaimana hutan dan padang rumput terhubung dengan sistem global, ekologis dan sosial.

Peluang karier di bidang ini cukup luas antara lain di perusahaan nirlaba, lembaga, dan pemerintahan.

4. Jurusan Ilmu Komputer

Mahasiswa introver cenderung seorang pemecah masalah yang kreatif. Maka itu, mereka bisa suka dengan bidang teknologi, salah satunya ilmu komputer.

Program studi ini tak hanya sekadar pemrograman, melainkan belajar tentang teori dan arsitektur perangkat komputasi, serta alat dan praktik untuk merancang perangkat lunak. Jangkauan karier lulusan ini pun lebih luas dan dibutuhkan banyak perusahaan.

5. Jurusan Sosiologi

Jurusan ini mungkin sering diabaikan para introver karena mengandung kata 'sosial.' Padahal, sosiologi berfokus pada interaksi antara kelompok manusia dan lembaga-lembaga masyarakat.

Mahasiswa akan mempelajari hubungan sosial dalam unit keluarga hingga hubungan lembaga-lembaga besar di negara-negara industri utama. Mahasiswa juga akan dilatih kemampuan analisis serta observasi mendalamnya.

Peluang karier lulusan jurusan ini antara lain bidang penelitian, pendidikan, pekerjaan nirlaba, kebijakan, hingga hukum.

5 Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Ekstrover

1. Jurusan Psikologi

Bagi ekstrover yang ramah dan senang berinteraksi dengan orang baru, mungkin jurusan ini cocok untukmu. Jurusan ini mendorong untuk fokus mengeksplorasi pola berpikir seseorang serta merespons dunia luar dalam lensa ilmiah.

Jurusan ini memiliki lima konsentrasi yang sesuai dengan peluang karier, yakni addictions counseling (Konseling kecanduan), general psych (psikolog umum), clinical/counseling (klinis atau konseling), industri/organisasi, atau pikiran, otak dan kebiasaan.

2. Jurusan Administrasi Bisnis

Seorang mahasiswa ekstrover bisa jadi lebih cocok di jurusan administrasi bisnis. Hal ini karena bisa mengeksplore kemampuan berkomunikasi, kerja kelompok, dan kepercayaan diri.

Selain itu, jurusan ini akan menawarkan beberapa konsentrasi di antaranya, pemasaran, sumber daya manusia, real estat, dan bisnis internasional. Lewat pembelajaran aktif dan banyak proyek luar kelas, jurusan ini mempersiapkan mahasiswanya untuk membentuk dan memperluas jejaring serta sikap profesional sejak bangku kuliah.

3. Jurusan Teater

Teater terkenal sebagai jurusan yang cocok untuk para ekstrover. Sebab jurusan ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa yang gemar tampil dan mengekspresikan diri.

Jurusan ini juga kerap dijadikan sebagai tempat mahasiswa mengasah kemampuan peran, sekaligus mempelajari desain set tempat, tata rias dan pementasan. Pilihan kariernya setelah lulus antara lain di bidang pertunjukan, pengajar seni, industri kreatif, hingga teknologi pendukung pertunjukan seni.

4. Jurusan Pengembangan Manusia dan Studi Keluarga

Jurusan ini cocok bagi calon mahasiswa ekstrover yang tertarik banyak berinteraksi dengan manusia dan komunitas. Jurusan ini memberi ruang sosial dengan kegiatan merawat orang lain, baik jasmani maupun rohani.

Jurusan ini memiliki lima konsentrasi yang dapat dipilih seperti Pendidikan Anak Usia Dini, Kepemimpinan dan Advokasi, Program Kesehatan Perilaku dan Mental, dan Profesi Pra-Kesehatan. Peluang kariernya antara lain pengembangan manusia di bidang medis dan terapi atau bahkan pengajaran.

5. Jurusan Pariwisata dan Sumber Daya Alam

Program studi ini bisa cocok bagi ekstrover karena fokus pada kegiatan lapangan. Pada jurusan ini, mahasiswa dapat memilih salah satu dari dua konsentrasi yaitu pariwisata sumber daya alam umum dan pariwisata sumber daya alam global.

Peluang karier yang ditawarkan dari kedua konsentrasi jurusan ini meliputi, pemandu wisata, peneliti, manajemen pariwisata, ilmu sosial, dan masih banyak lagi.

Nah, dari jurusan-jurusan di atas, apakah ada yang jadi incaran detikers?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.