Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih mendalami kasus hilangnya uang tunai sebesar Rp 400 juta dari dalam mobil milik seorang pembeli ikan hias.
Peristiwa tersebut terjadi di depan kios ikan, Jalan ZA Pagar Alam, samping SPBU Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026).
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan pihaknya bersama jajaran Polsek Labuhan Ratu (sebelumnya Polsek Kedaton) tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Mulai dari rekaman CCTV hingga keterangan saksi-saksi masih dalam proses pendalaman. Saat ini kami fokus melakukan penyelidikan untuk mengungkap raibnya uang Rp 400 juta di dalam mobil korban,” ujar Gigih saat diwawancarai di depan Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026).
Polisi telah mengumpulkan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan awal, diduga terdapat dua orang pelaku dalam aksi pencurian tersebut.
Peristiwa bermula pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.
Korban yang baru saja mengambil uang dari bank, disebut-sebut dari BNI, singgah sebentar untuk membeli ikan hias di kios kawasan Nunyai, Rajabasa.
Saksi mata, Yully Kartika, pedagang pecel lele Bengkel Perut Mas Edi 3 yang berjualan di samping lokasi kejadian, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Saya tidak melihat persis karena sekitar pukul 16.30 WIB sedang sibuk membuka warung. Tapi memang ada pembeli ikan yang kehilangan uang ratusan juta di mobilnya,” ujarnya.
Menurut Kartika, korban tidak langsung menunjukkan kepanikan di lokasi.
Diduga korban baru menyadari kehilangan tersebut saat dalam perjalanan, kemudian melapor ke kantor polisi.
Seusai Magrib atau setelah berbuka puasa, korban bersama aparat kepolisian kembali ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP.
Pedagang ikan lainnya sempat melihat ada sepeda motor yang mendekati mobil korban. Pelaku diduga berjumlah dua orang, satu mengenakan masker dan kupluk, sementara satu lainnya memakai helm.
Keduanya disebut menggunakan sepeda motor jenis besar, mirip Yamaha Vixion atau Honda Mega Pro.
Korban yang diketahui sudah berusia lanjut disebut hanya sebentar turun dari mobil untuk membeli ikan. Mobil dalam kondisi mesin masih menyala dan diduga tidak dikunci.
“Kalau sampai pecah kaca pasti terdengar. Ini tidak ada suara mencurigakan. Korban juga tidak heboh di lokasi dan langsung membuat laporan polisi,” kata Kartika.
Kapolsek Labuhan Ratu, Kompol Budi Harto, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya bersama tim Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi TKP.
“Benar, ada korban kehilangan uang Rp 400 juta. Penanganan selanjutnya diambil alih oleh tim Polresta Bandar Lampung dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )