- Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah skema pengamanan terkait aksi demonstrasi yang digelar elemen mahasiswa dan masyarakat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Langkah pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama penyampaian pendapat berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa salah satu strategi yang diterapkan adalah penyekatan di sejumlah ruas wilayah hukum.
Sebanyak 13 Polres jajaran dilibatkan bersama komponen masyarakat untuk mendukung pengamanan tersebut.
Penyekatan dilakukan guna mengantisipasi pergerakan massa dari berbagai titik menuju lokasi demo.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar demonstrasi murni diikuti mahasiswa tanpa melibatkan pelajar atau kelompok lain di luar elemen aksi.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi keterlibatan pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Kepolisian menilai aksi yang ditunggangi kepentingan tertentu dapat mencoreng penyampaian aspirasi yang dilindungi undang-undang dan konstitusi.
Selain pengamanan fisik, aparat juga melakukan imbauan melalui ruang siber agar aksi berjalan tertib dan aman.
Sebanyak 3.093 personel kepolisian disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi.
Pengamanan terpusat di sekitar Mabes Polri dan sejumlah titik strategis lainnya, bahkan menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan sekitar lokasi demo
Penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.