SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Suasana hangat terasa di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Jumat (27/2/2026) siang.
Warga datang silih berganti, mengantre dengan tertib untuk menerima paket sembako yang dibagikan pengurus partai.
Di tengah aktivitas berbagi itu, pesan tentang makna Ramadan disampaikan: bulan suci bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga kepedulian sosial.
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan, sekaligus memperkuat semangat berbagi kepada sesama.
Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi, mengatakan Ramadan merupakan momentum untuk menyeimbangkan hubungan spiritual dengan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Amalan manusia itu ada dua, hablum minallah, menahan nafsu, dan hablum minannas. Kami berupaya menjalankan keduanya, terutama memperkuat kepekaan sosial dengan terus berbuat baik kepada sesama,” ujar Didik saat kegiatan pembagian sembako berlangsung.
Menurutnya, nilai tersebut menjadi landasan bagi partai untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama pada momen Ramadan yang sarat makna kebersamaan.
Ia menegaskan, kebahagiaan Ramadan seharusnya dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Tertawa dan menangis bersama rakyat adalah komitmen kami,” katanya.
Semangat berbagi itu juga ditegaskan Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia Agustina S. Ia menyampaikan kegiatan pembagian sembako akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat selama Ramadan.
“Ini menjadi agenda rutin kami selama bulan Ramadan, sesuai arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, agar seluruh jajaran terus berbagi kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah memang mengarahkan seluruh struktur partai untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
Bagi warga penerima manfaat, kegiatan tersebut membawa arti tersendiri.
Agustina, salah satu warga yang menerima bantuan, mengaku terbantu dengan adanya pembagian sembako tersebut.
“Terima kasih PDI Perjuangan, alhamdulillah bisa membantu kami untuk memasak. Semoga terus bersama masyarakat,” tuturnya.
Menjelang sore, antrean perlahan berkurang. Warga meninggalkan lokasi dengan membawa paket sembako di tangan, sementara suasana kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran sederhana bagaimana Ramadan dimaknai melalui aksi berbagi dan kepedulian sosial.