Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Pembacokan Sahur Berdarah di Panceng
Titis Jati Permata February 28, 2026 08:32 AM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pelaku pembacokan dalam peristiwa sahur berdarah di Kecamatan Panceng ditangkap Satreskrim Polres Gresik, Jumat (27/2/2026) malam. Pelaku diamankan di wilayah Paciran, Lamongan.

Pelaku mengenakan sarung warna putih, baju abu-abu langsung dikeler tim Resmob Satreskrim Polres Gresik.

Pelaku ini membawa sajam, melakukan pembacokan dua pemuda dalam insiden patrol sahur berdarah yang berujung bentrok dua kelompok pemuda antar desa di Kecamatan Panceng.

Pelaku Utama Pembacokan Dua Pemuda

Pelaku diketahui merupakan aktor utama pembacokan dua pemuda asal Desa Campurejo, Kacamatan Panceng.

Bahkan salah satu korban mengalami luka robek di bagian perut hingga usus terburai.

Baca juga: Sahur Berdarah di Gresik: 2 Pemuda Disabet Sajam Saat Patroli Antar Desa

"Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 23.40 WIB, Anggota Resmob Polres Gresik mendapatkan informasi pelaku berada di sekitar Kecamatan Paciran dan selanjutnya diamankan di kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Selanjutnya dibawa ke Polres Gresik didampingi keuarganya untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya kepada SURYA.co.id, Sabtu (28/2/2026).

Warga Bakar Rumah Pelaku Pembacokan

Sebelum penangkapan terjadi, ketegangan sempat terjadi.

  • Warga yang emosi sempat mendatangi rumah pelaku di Desa Banyutengah tapi tidak ketemu.
  • Warga mencari di rumah pelaku lainnya di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran (wilayah perbatasan Gresik-Lamongan). 
  • Tidak ditemukan di lokasi, massa membakar rumah tersebut untuk meluapkan amarah mereka.
  • Polisi melakukan pendalaman untuk mengetahui motif utama di balik penggunaan senjata tajam dalam tradisi patroli sahur tersebut.
  • Situasi di lokasi kejadian kini dilaporkan telah berangsur kondusif di bawah pengawasan petugas.

Bentrok Dua Kelompok Pemuda

Diketahui, tragedi bentrok dua kelompok pemuda antar desa terjadi saat patrol sahur di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

  • Bentrokan libatkan kelompok pemuda Desa Banyutengah dan Desa Campurejo.
  • Bermula saat rombongan pemuda Desa Campurejo melakukan kegiatan patrol sahur.
  • Mereka berpapasan dengan pemuda dari Desa Banyutengah di depan sebuah tempat billiard dan kafe di Desa Campurejo
  • Situasi semakin ketika pemuda dua desa tersebut terlibat cekcok hingga saling lempar bom air.
  • Pemuda Desa Campurejo sempat mundur dan meninggalkan lokasi. 

Pelaku Keluarkan Senjata Tajam dan Bacok Dua Pemuda

Tak terima kalah cekcok mulut, kelompok pemuda Desa Banyutengah mendatangi para pemuda Desa Campurejo.

Kedua kelompok pemuda dua desa itu pun akhirnya terlibat tawuran. 

Puncaknya saat di tengah kericuhan, salah satu pemuda Desa Banyutengah, mengeluarkan senjata tajam (Sajam) dan membacok dua pemuda Desa Campurejo.

Dua pemuda asal Campurejo, Kecamatan Panceng yang menjadi korban dalam insiden tersebut diketahui bernama Moh. Ruhul Madani (25) dan Wahyu Agung Pratama (24).

Moh. Ruhul Madani menjalani perawatan di Puskesmas Panceng karena mengalami luka gores.

Sementara Wahyu Agung Pratama dilarikan ke RS Ibnu Sina Gresik lantaran mengalami luka robek di bagian perut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.