Mulyadi Sopir yang Diamuk Massa Usai Kecelakaan Tabrak Juru Parkir dan 4 Motor Meninggal Dunia
muslimah February 28, 2026 10:14 AM

Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Mulyadi (55), akhirnya meninggal dunia.

Mulyadi merupakan pengemudi Toyota Avanza yang kendaraannya oleh menabrak satu juru parkir hingga luka berat.

Selain itu ia juga menabrak empat sepeda motor.

Mulyadi lantas menjadi sasaran amukan massa. Peristiwa itu terjadi di Bekasi Mas, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Informasi meninggalnya Mulyadi dibenarkan oleh Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali. 

"Iya meninggal dunia kemarin," ujar Rojali seperti dilansir Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Sebelumnya, Mulyadi sempat dilarikan ke RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi karena sesak napas setelah insiden kecelakaan dan kericuhan tersebut. 

Berdasarkan keterangan Aldy, anak kandung korban, Mulyadi sempat dibawa pulang paksa oleh keluarga untuk dirawat di rumah pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, pada hari yang sama sekitar pukul 10.00 WIB, Mulyadi kembali dibawa ke RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid untuk menjalani perawatan medis.

"Sekitar pukul 13.35 Saudara Mulyadi dinyatakan meninggal dunia di RS Dr. Chasbullah Abdulmadjid," ujar Rojali

Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Mulyadi melaju dari arah Islamic Centre (selatan) menuju arah Pemerintah Kota Bekasi (utara).

“Setibanya di lokasi kejadian, mobil yang dikendarai Mulyadi tiba-tiba oleng ke kiri hingga membentur juru parkir atas nama Jumi (56) dan barier beton,” kata Rojali.

Menurut dia, sebagian badan mobil sempat naik ke trotoar.

Saat hendak mundur, kendaraan tersebut justru membentur sepeda motor Honda Supra 125 yang dikendarai Suyatno serta Honda Vario 160 yang dikendarai Aditya Heri Pratama.

Toyota Avanza itu kemudian kembali mencoba melaju ke depan.

Namun kendaraan kembali oleng ke kanan hingga membentur sepeda motor milik Fandi Satia Engge dan Honda Beat yang dikendarai Firman Afala.

“Akibat dari kejadian tersebut, Jumi mengalami luka berat. Korban kemudian dibawa ke RS Hermina Kota Bekasi. Dan sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah,” ujar Rojali.

Keempat sepeda motor yang terlibat sempat dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk kepentingan pendataan.

Meski demikian, kasus kecelakaan tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum. Para pihak yang terlibat memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Semuanya sepakat bermusyawarah dan tidak akan membuat laporan polisi,” kata Rojali.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @lbj_jakarta dan menuai beragam komentar warganet.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga berhenti untuk melihat kondisi kecelakaan.

Tak lama kemudian, massa berkumpul dan meluapkan emosi dengan merusak bagian mobil Toyota Avanza tersebut.

Beberapa orang terlihat mematahkan wiper, merusak spion, membawa batu, hingga berupaya memecahkan kaca mobil.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.