SURYA.co.id, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka Pasar Takjil Ramadan di Pasar Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon, untuk memfasilitasi UMKM kuliner di Kota Mojokerto.
Pasar Takjil akan digelar selama sepekan, mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026.
Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto mengatakan, Pemkot Mojokerto setiap tahun saat Ramadan memfasilitasi para UMKM melalui Pasar Takjil yang dipusatkan di kawasan Pasar Ketidur.
Baca juga: DPRD Jatim Gelar Pembagian Takjil, 1500 Paket Disambut Antusias Masyarakat
"Kegiatan pasar takjil Ramadan sudah menjadi agenda tahunan, kita memberikan ruang bagi UMKM kuliner agar memiliki tempat yang lebih spesial menjajakan produknya selama bulan suci Ramadan," ujar Ning Ita dalam rilis yang dikirimkan ke SURYA.co.id, Jumat (27/2/2026).
Menurut Ning Ita, Kota Mojokerto tercatat memiliki 16 ribu UMKM yang tersebar di seluruh wilayah terutama pusat kota Kecamatan Kranggan, Magersari dan Prajurit Kulon.
Pemkot memberikan dukungan nyata dengan memfasilitasi para UMKM tersebut, guna mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor usaha mikro.
"Ramadan penuh berkah ini akan menghasilkan cuan yang melimpah bagi pelaku UMKM, dan menjadi bagian upaya mendorong ekonomi masyarakat di sektor kuliner," jelasnya.
Ning menambahkan, Pemkot bersama Korpri juga membagikan 1.000 kupon gratis untuk masyarakat dengan masing-masing senilai Rp10 ribu yang bisa dibelanjakan di Pasar Takjil.
Total kupon yang dibagikan senilai Rp 10 juta.
Selain penuh dengan UMKM kuliner, Pasar Ketidur juga menjadi wadah kreasi seni masyarakat seperti kegiatan seni dan lomba.
"Sejumlah kegiatan digelar di Pasar Takjil menjadi ruang kreasi masyarakat melalui seni dan budaya, semakin meramaikan Ramadan di Kota Mojokerto," tukasnya.