TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) muncul di area perkebunan milik warga di Ladang Ateh, Jorong Palupuh, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Satwa liar dan dilindungi jenis harimau ini muncul saat warga sedang beraktivitas di kebunnya. Warga juga sempat mengambil video kemunculan harimau tersebut.
Peristiwa ini telah dilaporkan ke BKSDA dan telah diturunkan Tim BKSDA RKW Maninjau untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan data BKSDA, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/2/2026) lalu.
Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan telah diterjunkan petugas untuk melakukan pendataan dan penanganan di lapangan.
Pihaknya telah melakukan penyisiran di lokasi kemunculan harimau tersebut.
"Tim telah melakukan penyisiran di sekeliling lokasi kemunculan satwa. Lokasinya berdekatan dengan hutan produksi yang berjarak 325 meter," kata Ade Putra, Sabtu (28/2/2026).
Hasil dari penyisiran yang dilakukan, tim BKSDA tidak menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar tersebut.
Baca juga: Detik-detik Harimau Sumatera Muncul di Palupuh Agam, Berhadapan Langsung dengan Petani
Kemudian untuk memastikannya, petugas juga telah memasang kamera trap sebanyak tiga unit.
"Kami juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika beraktivitas di area perkebunan," sebutnya.
Ade Putra menyebutkan satwa liar jenis harimau muncul di kawasan Jorong Palupuh, pada Kamis pukul 14.30 WIB.
Kemudian, Jumat pukul 15.00 WIB, Tim BKSDA RKW Maninjau sampai di lokasi kemunculan satwa.
Baca juga: BKSDA Terjunkan Tim Tindaklanjuti Kemunculan Harimau Sumatera di Palupuh Agam
"Kami bertemu dengan warga yang melihat langsung dengan satwa, yaitu Bapak Mulyadi (46)," kata Ade Putra.
Hasil keterangan yang diperoleh di lokasi, Mulyadi bertemu harimau ketika sedang membersihkan kebun menggunakan mesin potong rumput.
"Ketika menoleh ke belakang, Mulyadi melihat dua ekor harimau yang berjarak lebih kurang 10 meter," katanya.
Namun, Mulyadi memilih untuk tetap tenang dan membunyikan mesin potong rumput lebih keras sambil berlari ke kawasan kebun tetangga.
"Warga lari ke kebun tetangga untuk memanggil temannya. Lalu, kembali ke kebunnya," sebutnya.
Baca juga: BKSDA Sumbar Tangkap Penjual Satwa Liar di Pasaman Bawa Tapir, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Setelah kembali, Mulyadi dan temannya masih melihat harimau tersebut sehingga dirinya sempat merekam kejadian tersebut.
"Kemudian mereka pergi meninggalkan lokasi kejadian," pungkasnya.(*)