16 Ogoh-ogoh Terbaik di Denpasar Ditetapkan, Siap Meriahkan Kasanga Festival di Kawasan Catur Muka
Putu Dewi Adi Damayanthi February 28, 2026 01:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah proses penilaian ke banjar usai, 16 ogoh-ogoh terbaik di Denpasar pun ditetapkan.

Keenambelas ogoh-ogoh ini akan dipawaikan dan dipamerkan selama pelaksanaan Kasanga Festival 2026.

Selain itu, 16 ogoh-ogoh ini juga akan berebut juara I hingga harapan III.

Sebanyak 223 ogoh-ogoh mengikuti penilaian dengan rincian Denpasar Timur 67 peserta, Denpasar Selatan 56, Denpasar Barat 52, dan Denpasar Utara 48 peserta.

Baca juga: Badung Caka Fest 2026: 21 Ogoh-Ogoh Masuk Nominasi, Penilaian Lanjutan Akan Digelar di Puspem Badung

Dari hasil penilaian juri, ST Cantika, Banjar Sedana Mertha Ubung meraih skor tertinggi yakni 456,6 dari 16 besar yang melaju ke ajang Kasanga Festival.

Disusul ST Eka Dharma, Banjar Saih, Desa Peguyangan Kaja Denpasar Utara dengan nilai 441,25.

Selanjutnya peringkat keempat diraih ST Sukarela Banjar Kepisah, Pedungan dengan nilai 440,8.

Posisi kelima ditempati ST Satya Dharma Banjar Pekandelan, Sanur Kaja dengan nilai 440,75.

Peringkat keenam diraih ST Yowana Kertha Yoga Banjar Panti Gede, Pemecutan Kaja dengan nilai 436,7.

Di urutan ketujuh terdapat ST Dharma Cita Banjar Abian Kapas Tengah, Sumerta dengan nilai 435,85. Posisi kedelapan diraih ST Swastika Banjar Pekambingan, Dauh Puri dengan nilai 433,5.

Peringkat kesembilan ditempati ST Dharma Santika Banjar Tembawu Kelod, Penatih dengan nilai 432,35.

Selanjutnya posisi kesepuluh diraih ST Eka Cita Banjar Abian Kapas Kaja, Sumerta dengan nilai 429,5.

Peringkat kesebelas ditempati ST Taruna Dharma Castra Banjar Tengah, Sidakarya dengan nilai 429,1.

Di posisi kedua belas ada ST Swadharmita Banjar Cerancam, Kesiman dengan nilai 429,05.

Peringkat ketiga belas diraih ST Dwi Tunggal Banjar Antap, Panjer dengan nilai 428,95.

Posisi keempat belas ditempati ST Bineka Banjar Binoh Kelod, Ubung Kaja dengan nilai 427,15.

Selanjutnya, ST Semadhi Dharma Putra Banjar Pohgading, Ubung Kaja berada di peringkat kelima belas dengan nilai 427.

Sementara itu, ST Mekar Sari Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu melengkapi daftar 16 besar dengan nilai 420,3.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Harta Yana, mengatakan secara umum kualitas karya ogoh-ogoh tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baik dari sisi tingkat kesulitan, kreativitas garapan, hingga detail finishing, dinilai semakin matang.

"Seluruh karya adik-adik yowana luar biasa. Tingkat ekstrem, kreativitas, dan penyelesaian akhir sangat meningkat dari tahun ke tahun," paparnya.

Seleksi digelar selama empat hari di empat kecamatan di Kota Denpasar, Bali.

Proses penilaian, sempat terkendala cuaca yang cukup ekstrem, terutama saat penjurian di wilayah Denpasar Timur, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat.

Meski demikian, seluruh tahapan penilaian dapat diselesaikan dengan baik.

"Cuaca memang menjadi tantangan, namun tidak mengurangi objektivitas dan kualitas penilaian," tegasnya.

Selanjutnya 16 ogoh-ogoh ini akan ikut parade pada rangkaian Kasanga Festival di kawasan Catur Muka, Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Konsep parade tahun ini bersifat Karnaval atau 'garap berjalan', tanpa ruang berhenti atau menetap di satu titik.

Selain itu, untuk enam juara lomba, Pemkot Denpasar menyiapkan Rp 165 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, dalam lomba ini pihaknya akan mencari juara I hingga harapan III.

"Untuk juara I, kami beri hadiah Rp 50 juta, juara II Rp 40 juta, dan juara III Rp 30 juta," kata Raka Purwantara.

Sementara untuk juara harapan masing-masing, juara harapan I Rp 20 juta, harapan II Rp 15 juta, dan harapan III Rp 10 juta. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.