TRIBUNMANADO.CO.ID – Laga persahabatan sarat gengsi antara Persma Manado dan Persmin Minahasa di Stadion Klabat, Sabtu nanti, dipastikan berlangsung panas.
Pertandingan dua tim bertetangga ini akan dipimpin wasit nasional, Tommy Monggopa.
Penunjukan Tommy menambah daya tarik tersendiri.
Pasalnya, duel ini disebut-sebut sebagai “final terlalu dini”, meski hanya berlabel pertandingan persahabatan.
Atmosfer panas bahkan sudah terasa sebelum peluit kick-off dibunyikan di Stadion Klabat Manado.
Kedua tim dikenal memiliki karakter permainan menyerang.
Persma Manado tampil dengan kecepatan dari sisi sayap serta pressing tinggi, sementara Persmin Minahasa mengandalkan transisi cepat dan kekuatan lini tengah yang solid.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Tak ada ruang untuk bermain aman. Kedua pelatih diyakini akan menurunkan komposisi terbaiknya demi menjaga gengsi sekaligus mengukur kesiapan skuad menghadapi kompetisi resmi musim ini.
Adu taktik di pinggir lapangan bakal sama panasnya dengan duel fisik para pemain di atas rumput hijau.
Profil Tommy Monggopa
Lahir di Dumoga, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada 23 Juni 1978, Tommy Monggopa mengawali kariernya sebagai pemain sepak bola.
Ia pernah membela sejumlah klub lokal seperti Persibom Junior (1994-2000), Persmin Minahasa (2000-2008), Persibom Bolaang Mongondow (2009), dan Manado United (2010).
Bersama Persmin, ia turut membawa tim meraih juara ketiga di Kompetisi Divisi Utama, sekaligus meraih penghargaan Team Fair Play.
Setelah gantung sepatu, Tommy memilih jalur berbeda dengan menjadi wasit. Ia mengikuti kursus wasit sejak 2007 dan mendapatkan lisensi wasit nasional (C1) dari PSSI pada 2009
Sebagai wasit berlisensi nasional, Tommy telah memimpin berbagai pertandingan di Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3. (Ren)