BANJARMASINPOST.CO.ID - Kisruh pernikahan siri Inara Rusli meluas, giliran Insanul Fahmi bersiap lapor Polisi.
Polemik yang menyeret selebgram Inara Rusli makin meluas.
Ia diketahui dilaporkan oleh Wardatina Mawa atas tudingan perselingkuhan dengan Insanul Fahmi.
Mawa tak terima atas hubungan Insan dan Inara meski keduanya mengaku sudah menikah siri.
Kini persoalan itu kembali meluas menyeret mantan sahabat Insan, Yudi Pratama.
Yudi terancam dipolisikan Insan usai melontarkan ucapan yang menyanggah pengakuan Inara Rusli tentang pernikahan siri pada 7 Agustus 2025.
Saat hadir di program Pagi Pagi Ambyar belum lama ini, Yudi menyebut pada tanggal 7 Agustus 2025, Inara justru bersamanya.
Tak lama setelah pernyataan tersebut mencuat, Yudi mengunggah tangkapan layar pesan singkat bernada ancaman dari seseorang yang identitasnya disamarkan.
Warganet pun menduga pesan itu berasal dari Insanul Fahmi dan berisi ancaman pelaporan ke pihak kepolisian.
Menanggapi isu tersebut, Insan akhirnya angkat bicara.
Alih-alih menampik, Insanul justru mengakui bahwa pesan tersebut berasal darinya.
Ia menyebut reaksinya saat itu dipicu emosi, lantaran merasa pernyataan yang dilontarkan Yudi tidak memiliki dasar yang jelas.
Insanul menyebut Yudi bukan pihak yang mengetahui persoalan secara utuh, namun tetap memberikan pernyataan seolah memahami situasi.
"Ya, satu sisi dia kan ini bukan siapa-siapa, tidak mengetahui, kemudian habis itu sok-sok tahu gitu kan," ujar Insanul, dikutip dalam YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (28/2/2026).
Baca juga: Ibadah Nathalie Holscher di Tanah Suci Terusik, Profesi Janda Sule Jadi Bahan Nyinyiran
Ia juga menyinggung bahwa sebelumnya sudah ada upaya menuju perdamaian dengan Wardatina Mawa.
"Padahal kita sebenarnya sudah mau masuk ke ranah perdamaian, sudah tinggal satu step lagi atau dua step lagi kita akan melakukan perdamaian, insyaAllah," terangnya.
Menurutnya, kemunculan Yudi justru memperkeruh suasana yang semula mulai menemui titik terang.
"Terus habis itu tiba-tiba ujug-ujug dia datang, enggak tahu siapa yang nyuruh kan. Habis itu membuat narasi-narasi yang tidak benar gitu kan," katanya.
Insanul juga menantang pernyataan Yudi soal kebersamaan dengan Inara pada tanggal yang dipermasalahkan.
"Dia dadakan dibilang seharian sama dia (Inara) gitu kan. Tunjukkan aja buktinya kalau dia memang seharian sama si Y ini, si pansos ini kan, si manusia pansos ini."
Ia mengakui bahwa responsnya dilandasi emosi, namun menilai sikap Yudi turut memicu situasi tersebut.
"Jadi sebenarnya agak emosi itu sih, memang emosi sih. Cuma aku tahu orangnya memang problematik. Orangnya problematik, kemudian suka pansos, " geram Insanul.
Meski demikian, Insanul menyatakan masih bisa memahami dinamika yang terjadi, selama tidak melewati batas.
"Jadi satu sisi agak mewajarkan juga, tapi kalau kelewatan ya tadi kita tindak pastinya," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, kuasa hukum Insan, Tommy mengatakan, timnya telah mulai mengumpulkan berbagai bukti sebagai langkah antisipasi.
"Jadi kita sudah kumpulin semua, bahkan di video salah satu stasiun TV kita juga sudah rekam dan bukti-bukti lain sampai saksi-saksi juga kita sudah kumpulin," terangnya.
Saat ini, pihak Insan masih mengkaji sejauh mana pernyataan tersebut masuk dalam unsur pidana.
"Memang kemarin cuma kita beberapa orang ini mungkin kita lagi lihat seberapa jauh mereka melakukan satu tindakan yang masuk unsurnya ke dalam unsur pidana."
Ia menambahkan, langkah hukum tinggal menunggu waktu apabila dinilai telah melewati batas.
"Ya mungkin waktunya nanti tinggal kita lakukan upaya hukum gitu, karena masih dalam taraf kita masih menganalisa, masih ngecek nih kalau dia masih masuk ke dalam stasiun TV lagi terus dia berumbar-umbar lagi seperti itu," pungkasnya.
Di sisi lain, Insan nampaknya ingin langsung melepaskan Inara Rusli sebagai istri sirinya.
"Untuk saat ini belum menalak-nalak ke semua pihak belum ada, tapi memang ya saat ini kan kita masing-masing dulu," terang Insan dikutip dari YouTube Intens Investigasi Jumat (27/2/2026).
Ia menegaskan, belum memikirkan untuk memikirkan masa depannya dengan mantan istri Virgoun tersebut.
Pengusaha berusia 26 tahun itu hanya ingin fokus mempertemukan Mawa dan Inara.
"Aku enggak tahu sih ke depannya gimana baiknya karena ini sudah carut-marut semuanya. Paling prioritas duduk dulu sama masing-masing pihak, pengin bertanya apakah bisa menjalankan visi dan goals (tujuan) yang sama."
"Kalo misal gak bisa ya gak aku gak ada yang dipaksakan. Jadi harus kedua-duanya sih aku coba adil dengan pertanyaan yang sama," terang Insan.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)