TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Persijap Jepara kembali membuat gebrakan dengan merekrut legenda Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon.
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu diproyeksikan untuk memperkuat jajaran pelatih kiper Laskar Kalinyamat demi meningkatkan kualitas dan variasi metode latihan penjaga gawang.
Yoo Jae-hoon bukan sosok asing di sepak bola Indonesia.
Ia pernah menjadi bagian staf pelatih Timnas Indonesia era Shin Tae-yong dengan peran penting dalam pengembangan kiper Timnas U-23, termasuk Ernando Ari saat ajang Piala Asia U-23 2024.
Sebagai mantan penjaga gawang, Yoo memiliki rekam jejak panjang di kompetisi kasta tertinggi nasional.
Selain dikenal sebagai ikon Persipura, ia juga pernah memperkuat Bali United, Borneo FC Samarinda, Mitra Kukar, serta PS Barito Putera.
Manajemen Persijap menegaskan, kedatangan Yoo bukan untuk menggantikan pelatih kiper sebelumnya, Iman Suherman.
Sebaliknya, langkah ini merupakan strategi memperkuat struktur kepelatihan agar pembinaan kiper berjalan lebih optimal dan terukur sepanjang kompetisi Liga 1 Indonesia.
Baca juga: Manajemen PSIS Gelontorkan Bonus Spesial, Laga Kontra Persiba Jadi Penentuan
Kolaborasi antara Yoo Jae-hoon dan Iman Suherman diharapkan menghadirkan pendekatan latihan yang lebih modern, variatif, dan kompetitif.
Klub menilai sektor penjaga gawang menjadi elemen krusial dalam menjaga konsistensi performa tim di setiap pertandingan.
Langkah ini sekaligus mencerminkan visi jangka panjang Persijap dalam membangun fondasi tim yang solid dan profesional demi bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Sementara itu, Persijap Jepara dijadwalkan melakoni laga pekan ke-23 dengan menghadapi Bali United sebagai tim tamu pada Sabtu (28/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Pelatih Kepala Persijap, Mario Licinio Guerreiro Lemos, menyebut timnya memiliki persiapan cukup sebelum menghadapi Bali United.
Ia mengakui laga tandang kali ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat dalam beberapa pertandingan away sebelumnya Persijap belum mampu mengamankan poin.
Dalam rangka menjaga upaya Persijap tetap bertahan di BRI Super League, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.
"Maka penting untuk mendapatkan poin di Bali," terangnya.
Terkait kondisi pemain, Mario Lemos menegaskan bahwa semua pemainnya dalam kondisi bagus.
Dia juga bisa membawa 24 pemain untuk melawan Bali United. Meskipun harus meninggalkan beberapa pemainnya.
Di Bali, Mario menargetkan 3 poin penuh yang harus didapat Persijap Jepara untuk dibawa pulang dan dirayakan di Jepara.
"Dukungan supporter sangat dibutuhkan meski tidak bisa datang ke sini (Bali), namun bisa sebagai energi positif bagi pemain," ujarnya. (Sam)