TRIBUNKALTENG.COM - Kabar Liga Italia, Inter Milan siap mengambil risiko dengan penyerang Juventus yang sedang tidak beruntung saat pemain Prancis itu akan hengkang.
Inter Milan sedang mempertimbangkan langkah berani untuk merekrut striker Juventus, Dusan Vlahovic.
Apalagi dengan kabar kepergian Marcus Thuram dari Nerazzurri semakin mungkin terjadi, yang berpotensi menciptakan pertukaran pemain di lini serang antara dua klub terbesar di Serie A.
Baca juga: Hasil Transfer LaLiga: Barcelona Segera Selesaikan Pembelian Bomber Man United
Baca juga: Pasti Murah Promo Ramadan 2026 Indomaret Alfamart 28 Februari: Biskuit Monde RpRp 66.500
Baca juga: Hasil Transfer Liga Inggris, Anthony Gordon Jadi Target Arsenal-Man United-Liverpool
Menurut sumber, kepergian Thuram semakin menguat pada musim panas dari Nerrazuri.
Inter Milan memiliki klausul pelepasan sebesar 85 juta euro untuk pemain Prancis tersebut, angka yang akan menjadi rekor keuntungan mengingat ia datang dengan status bebas transfer.
Klausul itu berakhir pada bulan Juli, setelah itu Inter dapat menegosiasikan penjualannya secara bebas.
34 golnya di Serie A untuk klub tersebut tidak akan terlupakan.
Akan tetapi perasaan semakin berkembang bahwa baik pemain maupun klub mungkin siap untuk babak baru.
Bintang Juventus, Vlahovic, Muncul Sebagai Kandidat Utama Pengganti Man Inter, Thuram
Dusan Vlahovic muncul sebagai kandidat terdepan untuk menggantikannya.
Pemain asal Serbia ini telah mencetak 64 gol untuk Juventus sejak bergabung pada Januari 2022.
Akan tetapi cedera serius membuatnya absen sejak akhir November.
Kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026, yang berarti ia akan menjadi pemain bebas transfer mulai 1 Juli.
Juventus ingin menjualnya sebelum itu untuk menghindari kehilangannya secara cuma-cuma, dan Inter tertarik.
Kendala yang dihadapi cukup signifikan.
Saat ini Vlahovic mendapatkan gaji bersih 12 juta euro per musim, lebih banyak daripada kapten Lautaro Martinez, yang menerima 9 juta euro.
Menyesuaikan gaji tersebut ke dalam struktur gaji Inter Milan akan membutuhkan negosiasi yang cermat dan kemungkinan besar pemotongan gaji dari pemain itu sendiri.
Kedua klub tampaknya terbuka untuk berdiskusi.
Bulan-bulan mendatang akan menentukan apakah kesepakatan akan terwujud.
Akan tetapi ini adalah kesepakatan yang akan mengubah lanskap serangan Serie A Liga Italia jika berhasil.
Inter Milan dilaporkan siap berpisah dengan Marcus Thuram (28) pada jendela transfer musim panas mendatang.
Tersingkir dari Liga Champions secara mengejutkan dan lebih awal oleh tim Norwegia FK Bodo/Glimt di babak play-off untuk fase final kompetisi.
Nerazzurri hanya bisa mengantongi 66 juta euro pada Liga Champions musim 2025/2026.
Hal ini jauh berbeda dari 137 juta euro yang mereka peroleh dari perjalanan epik mereka ke final musim lalu.
Perbedaan ini memiliki konsekuensi serius bagi klub Milan, yang harus menyeimbangkan kembali anggaran mereka untuk tahun keuangan berikutnya.
Untuk melakukannya, Inter harus menjual beberapa aset mereka.
Dimulai dengan Thuram, yang penjualannya dapat digunakan untuk mengimbangi hilangnya pendapatan dari kompetisi Eropa.
Jika pemain Prancis itu meninggalkan tim peringkat kedua Eropa musim panas mendatang.
Hal tersebut akan menjamin mereka keuntungan modal total dari pemain yang datang dengan status bebas transfer pada musim panas 2023.
Terikat kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2028, striker yang performanya menurun musim ini, memiliki nilai pasar 60 juta euro.
Namun Thuram mungkin bukan satu-satunya yang akan menanggung akibat dari kekecewaan di Eropa ini, karena Denzel Dumfries (29), yang baru saja pulih dari cedera, juga bisa saja pergi.
Inter Milan telah memulai pembicaraan awal mengenai transfer gelandang Bayern Munich, Leon Goretzka.
Apalagii dengan jajaran petinggi klub telah melakukan kontak awal sebagai bagian dari rencana mereka untuk membangun kembali lini tengah secara signifikan menjelang musim depan.
Menurut sumber, Inter Milan telah memulai pembicaraan dengan gelandang asal Jerman tersebut dan perwakilannya.
Leon Goretzka akan meninggalkan Bayern Munich dengan status bebas transfer ketika kontraknya berakhir pada akhir musim.
Oleh karena itu, ia menjadi pilihan menarik bagi klub yang bangga dengan perekrutan pemain yang cerdas.
Inter sangat berpengalaman dalam seni perekrutan tanpa biaya transfer.
Inter mengincar bintang Bayern, Goretzka, tetapi kendala gaji masih tetap ada.
Di usia 31 tahun, pemain internasional Jerman ini mewakili tipe pemain berpengalaman dan berbadan tegap yang selama ini dicari oleh pelatih baru Cristian Chivu.
Kendala utamanya tetaplah gajinya, yang diperkirakan cukup besar.
Inter Milan mensyaratkan Goretzka untuk menerima pengurangan gaji yang signifikan sebelum kesepakatan dapat tercapai.
Dan, memang, negosiasi itu akan menjadi kunci utama apakah perpindahan itu akan terjadi.
Situasi lini tengah Inter secara keseluruhan cukup kompleks menjelang musim panas.
Mkhitaryan diperkirakan akan pergi setelah kontraknya berakhir.
Sementara itu, masa depan Calhanoglu dan Frattesi masih belum pasti.
Leon Goretzka akan membantu mengisi kekosongan tersebut, tetapi dia bukanlah satu-satunya nama dalam agenda.
Manu Kone dari AS Roma disebut-sebut sebagai salah satu target utama Chivu, dengan Inter Milan dilaporkan bersedia menghabiskan sekitar 50 juta euro untuk mengamankan pemain Prancis tersebut.
Ismael Kone juga menarik sebagai investasi jangka panjang.
Sementara itu, kedatangan Aleksandar Stankovic digambarkan sebagai hampir pasti.
Pemain muda Serbia ini diharapkan bergabung sebagai pemain cadangan untuk Calhanoglu sebelum berkembang menjadi figur kunci dengan sendirinya.