TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus pembacokan yang menimpa mahasiswi UIN Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), terus menyita perhatian publik. Fakta terbaru pun terungkap.
Pelaku pembacokan, Raihan Mufazzar (22), ternyata memiliki hubungan khusus dengan korban.
Ia disebut-sebut sebagai selingkuhan Fara sebelum insiden berdarah itu terjadi.
Sebelumnya, kasus ini sempat dinarasikan berbeda. Raihan dikabarkan nekat membacok Fara lantaran cintanya ditolak.
Ia disebut menaruh perasaan mendalam kepada korban, namun hanya bertepuk sebelah tangan.
Raihan yang dikenal sebagai sosok pendiam disebut mulai menaruh hati sejak keduanya mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di lokasi yang sama.
Kedekatan mereka bermula dari interaksi selama menjalani program tersebut.
Kebaikan dan perhatian yang diberikan Fara kepada rekan-rekannya, termasuk Raihan, rupanya memantik benih-benih cinta di hati pemuda tersebut.
Baca juga: Nasib Nia Daniaty Usai Anak Dipenjara, Tiga Rumah Mewahnya Kini Terancam Disita, Korban Rugi Rp8,1 M
Sikap ramah Fara disebut membuat Raihan terbawa perasaan (baper).
Namun, berbeda dengan apa yang dirasakan Raihan, Fara justru tak memiliki perasaan yang sama. Ia tidak membalas rasa cinta teman KKN-nya itu.
Seiring berjalannya waktu, Fara memilih menjaga jarak.
Ia berupaya menjauh dan menolak perasaan Raihan secara halus.
Karenanya, Fara pun menjauh seraya menolak cinta Raihan.
Penolakan tersebut diduga memicu gejolak emosi dalam diri Raihan.
Perasaan yang tak terbalas itu disebut menjadi salah satu latar belakang terjadinya aksi pembacokan yang kini tengah diproses secara hukum.
Pada Kamis (26/2/2026) sekira pukul 07.30 Wib, Raihan nekat mendatangi ruang sidang kampus UIN Suska Riau lalu membacok Fara, wanita yang disukainya.
Ternyata faktanya, cinta Raihan tidak sepenuhnya bertepuk sebelah tangan.
Rupanya Raihan dan Fara memang memiliki hubungan khusus.
Di belakangan kekasihnya, Fara diam-diam berselingkuh dengan Raihan.
Hal itu terungkap melalui video-video yang diunggah di akun TikTok milik Raihan.
Pada postingan itu, bahkan ada video panas mereka berdua sedang berciuman.
Sebuah video memperlihatkan Fara dan Raihan sedang berada di sebuah ruangan.
Keduanya tampak sedang asyik bermain game Play Station.
Fara dan Raihan duduk di bean bag sambil bersandar di ruangan dengan penerangan remang-remang.
Mereka asyik mengobrol dan Raihan beberapa kali tampak mencium Fara.
Bukan hanya ciuman di pipi, keduanya pun terlihat berciuman mesra.
Di video itu tampak Fara tidak terganggu dan tak terlihat terpaksa.
Ia pun tersenyum dan merasa nyaman.
Pada video lainnya, ada momen keduanya berpose bersama mengenakan baju batik.
Fara dan Raihan pun tampak berpegangan tangan.
Farra diketahui merupakan mahasiswi asal Kecamatan Bintan Timur, Kepualauan Riau.
Sedangkan Raihan mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum.
Dia berasal dari Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Raihan membacok Farra menggunakan kampak.
Kata Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan, Raihan sudah membawa dua senjata tajam dari rumahnya.
"Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak," katanya.
Menurutnya, Rehan sudah memiliki niat untuk membunuh Farra.
"Dia ini diduga ingin membunuh korban," katanya.
Saat kejadian korban sedang duduk bersiap untuk ujian akhir.
Lalu pelaku datang menyampaikan rasa sakit hatinya.
Tanpa banyak bicara lagi, Rehan langsung membacok tangan kiri dan kepala korban.
Sambil bersimbah darah, Farra berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke luar ruangan.
Ia mengatakan Rehan merasa tidak terima pada Farra soal hubungan asmara keduanya.
"Korban mau memutuskan hubungan karena korban sudah punya pacar lain," katanya.
(Tribunnewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)