Gubernur Bengkulu Helmi Luncurkan Samsat Desa Ketahun, Urus Pajak Tak Perlu ke Kota
Hendrik Budiman February 28, 2026 05:35 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik. 

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Mian, meresmikan program Samsat Desa di Kantor Cabang Pembantu Bank Bengkulu, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (28/2/2026).

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga tingkat kecamatan dan desa.

Tak Perlu Lagi ke Kota

Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa kehadiran Samsat Desa bertujuan memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat yang sebelumnya harus datang ke ibu kota kabupaten atau kota untuk membayar pajak kendaraan.

“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota. Cukup datang ke kecamatan, bahkan dekat dari desa masing-masing,” ungkap Helmi Hasan dalam rilis media center Pemprov Bengkulu, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Janji Kampanye Gubernur Terwujud, Kini Warga Rejang Lebong Nikmati Jalan Mulus

Menurut Helmi, kemudahan akses ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak.

Pajak untuk Program Rakyat

Apresiasi kepada warga Bengkulu yang selama ini disiplin membayar pajak. Ia menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

Beberapa program tersebut di antaranya Program Bantu Rakyat, pembangunan infrastruktur Jalan Mulus, serta layanan Ambulans Gratis yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan layanan yang langsung dirasakan rakyat,” kata Helmi.

Proses Cepat, Hanya 2–5 Menit

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu Hadiyanto, menjelaskan bahwa Samsat Desa dirancang untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien.

Proses pembayaran pajak di Samsat Desa diperkirakan hanya memakan waktu sekitar dua hingga lima menit.

“Kalau ada kendala, petugas siap membantu agar pelayanan tetap lancar dan mudah,” jelas Hadianto.

Program ini juga melibatkan sejumlah mitra pelayanan untuk memastikan proses berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.

Warga Sambut Positif

Kehadiran Samsat Desa mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang wajib pajak, Pujiono (52), mengaku kini lebih mudah dalam membayar pajak kendaraan.

“Sekarang lebih dekat dan cepat. Tidak perlu lagi ke kota,” ujar Pujiono.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap inovasi ini mampu memperluas jangkauan pelayanan publik hingga ke pelosok desa, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah demi pembangunan yang berkelanjutan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.