TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Di balik program Makan Bergizi Gratis yang berjalan di wilayah hukum Polres Sukabumi, terdapat fasilitas penunjang yang tak banyak diketahui publik. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang berada di bawah institusi tersebut rupanya memiliki green house hidroponik sendiri untuk memastikan ketersediaan sayuran tetap terjaga.
Lokasinya berada di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Green house ini difungsikan sebagai sumber utama bahan sayuran yang disalurkan ke dapur SPPG demi menyokong program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Sabtu (28/2/2026), di tengah cuaca yang diguyur hujan dan akses jalan yang berubah licin karena berada di kawasan persawahan, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian turun langsung ke lokasi. Ia datang bersama jajaran untuk mengecek secara langsung proses produksi sayuran hidroponik agar tetap berjalan stabil tanpa kendala.
Green house tersebut disebut menjadi andalan dalam rantai pasok sayuran untuk SPPG. Ketersediaan hasil panen dari tempat itu dinilai penting agar kebutuhan program MBG tetap terpenuhi secara berkesinambungan.
"Jadi green house yang ada di Loji Kecamatan Simpenan, tentu ini menjadi suplayer utama untuk pemenuhan bahan-bagan sayur yang ada di SPPG Polres Sukabumi," ujar Samian kepada Tribunjabar.id di lokasi Green House, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Samian, pengembangan sistem hidroponik ini memang diarahkan untuk memperkuat dukungan terhadap MBG. Program tersebut menyasar para pelajar serta penerima manfaat lain yang terdaftar, sehingga kualitas bahan pangan menjadi perhatian utama.
"Berbagai jenis sayuran seperti tomat, kemudian selada, ada juga bayam, tentunya ini bisa menyuplai sumber makanan yang sehat, higienis, kemudian sangat bernutrisi untuk mendukung progran MBG," ucap Samian.
Ia menambahkan, metode tanam tanpa tanah ini membutuhkan keahlian tersendiri agar hasilnya optimal. Pengelolaan yang tepat dinilai berpengaruh langsung terhadap kuantitas panen sekaligus mutu produk yang dihasilkan.
"Iya ini berbasis hidroponik, tentunya ini membutuhkan keterambilan khusus ya, sehingga bisa memaksimalkan jumlah panen dan kualitas hasil panennya, ada beberapa buah-buahan juga, diantaranya melon," pungkas Samian.