Semarak Ramadan di Masjid An-Nahl Al-Mubarokah Cilegon, Jamaah dan Mahasiswa Berbagi Ilmu
Wawan Perdana February 28, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON–Suasana Ramadan di Masjid An-Nahl Al-Mubarokah Perum Bukit Palem Kota Cilegon, Provinsi Banten, kembali terasa semarak. 

Sejumlah program keagamaan rutin digelar, mulai dari kajian, buka puasa bersama mahasiswa, hingga iktikaf pada 10 malam terakhir.

Sekretaris DKM Masjid An-Nahl Al-Mubarokah, Agus Lubis, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Fokus utamanya adalah memperkuat ibadah sekaligus mempererat kebersamaan jamaah, khususnya kalangan mahasiswa.

“Programnya hampir sama seperti tahun lalu. Ada kajian rutin dengan beberapa ustaz, juga kegiatan buka puasa bersama mahasiswa,” ujar Agus.

Sejumlah penceramah yang mengisi kajian Ramadan di antaranya :

  • Ustaz KH Ahmad Slamat Ibnu Sam,
  • Ustaz Suhendi, Ustaz Baihaqi, dan
  • Ustaz Agus Solihin.

Materi yang disampaikan beragam, mulai dari tafsir Alquran hingga penguatan akhlak dan keteladanan nabi.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan Hari Ini Kota Cilegon, Sabtu 28 Februari 2026

Buka Puasa Bersama

Tak hanya kajian, kegiatan buka puasa bersama menjadi agenda yang paling dinantikan mahasiswa.

Setiap hari, panitia menyiapkan sekitar 100 hingga 125 porsi hidangan. Takjil dibagikan saat waktu berbuka, lalu setelah salat Magrib jamaah menikmati nasi kotak yang telah disiapkan.

“Kita siapkan dua tahap. Pertama takjil untuk berbuka, lalu setelah salat Magrib baru makan nasi box,” jelas Agus.

Menariknya, kegiatan ini tidak sekadar berbuka puasa. Mahasiswa juga diarahkan mengikuti kultum dan tausiyah singkat sebelum berbuka.

Cerita-cerita nabi dan kisah teladan menjadi materi yang kerap disampaikan, termasuk oleh salah satu pengajar yang juga aktif membina mahasiswa.

Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, Masjid An-Nahl Al-Mubarokah menggelar rangkaian kajian khusus iktikaf. Beberapa ustaz turut mengisi ceramah pada momentum tersebut, termasuk Ustaz Imam Syafi’i.

Pada malam-malam ganjil, terutama malam ke-25 Ramadan, jamaah biasanya melaksanakan salat malam dengan bacaan ayat-ayat panjang yang berlangsung lebih dari satu jam. Rangkaian ibadah ini menjadi momen khusyuk yang selalu dinanti jamaah setiap tahunnya.

“Biasanya malam ganjil ada salat malam lebih panjang, dengan surat-surat yang panjang juga. Jamaah sangat antusias,” kata Agus.

Meski bukan secara resmi organisasi remaja masjid, kegiatan ini banyak melibatkan jamaah muda dan mahasiswa yang aktif memakmurkan masjid. Kebersamaan antara generasi muda dan jamaah senior pun terjalin erat sepanjang Ramadan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, DKM berharap Masjid An-Nahl Al-Mubarokah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan dan silaturahmi umat, khususnya bagi kalangan mahasiswa di sekitar lingkungan masjid.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.