TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Seorang pengunjung Transmall Padang mengalami kejadian tidak menyenangkan, yakni terjebak di dalam lift bersama anaknya pada Sabtu (28/2/2026).
Kejadian ini viral di media sosial, salah satunya di akun Instagram @info.minang.
Video itu memperlihatkan seorang ibu-ibu menekan tombol membuka lift, namun tidak ada respon. Di dalam lift, ibu itu terjebak bersama seorang anaknya yang masih kecil.
Baca juga: Wagub Sumbar Serahkan Bantuan Bedah Rumah Rp25 Juta untuk Keluarga Hendri di Solok Selatan
Narasi postingan menyebutkan bahwa pengunjung terjebak selama 45 menit dan anak mengalami trauma.
Korban mengaku telah menekan tombol darurat, namun tidak mendapatkan respon dari petugas selama berada di dalam lift.
Baru setelah hampir 45 menit, teknisi datang untuk memperbaiki lift dan membuka pintu.
Duty Manager Transmall Padang, Hatta, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, pelanggan kami terjebak sekira pukul 08:00 WIB pagi tadi, saat operasional toko belum dibuka,” ujarnya kepada TribunPadang.com di pusat informasi Transmall Padang.
Hatta menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika pengunjung menaiki lift untuk menuju lantai tiga, karena sedang mengadakan kegiatan TSM di Transmall Padang.
Saat hendak keluar, ia terjebak dan meminta pertolongan. Pihak Transmall menerima informasi pukul 08:10 WIB.
“Teknisi langsung ke lokasi sekitar pukul 08:20 WIB. Lift akhirnya berhasil dibuka pukul 08:32 WIB,” jelasnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Maritim Sumbar 1-4 Maret 2026, Gelombang Berpotensi Capai 2,5 Meter
Hatta menambahkan, lift tersebut memang tidak difungsikan untuk pelanggan, melainkan hanya untuk teknisi. Meskipun lift bisa diakses di luar operasional, pengunjung tidak mengetahui hal itu sehingga terjebak.
“Kami sudah menyampaikan permintaan maaf kepada pengunjung secara langsung, dan ditanggapi dengan baik. Kami juga langsung memasang pengumuman bahwa lift tersebut tidak digunakan untuk pelanggan,” tambah Hatta.
Setelah berhasil dibuka, pihak Transmall menemui pengunjung di lantai tiga dan menyampaikan permintaan maaf. Masalah pun akhirnya selesai secara kekeluargaan.