Atlet MMA Fokus Jadi Relawan Kemanusiaan, Ikhsan Lani Tetap Optimis Juara One Pride
Saifullah March 01, 2026 12:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Persiapan menuju laga tidak selalu berlangsung di sasana atau di atas matras. Bagi petarung MMA Indonesia, Ikhsan Lani, fase menuju pertandingan One Pride pada April mendatang ,justru dihabiskan di posko relawan banjir bandang Aceh Tamiang.

Petarung asal Wamena, Papua Pegunungan itu pertama kali datang ke lokasi bencana pada awal Januari 2026. 

Ia sempat kembali karena agenda pertandingan, namun memilih kembali lagi pada 19 Februari dan berencana bertahan hingga setelah lebaran.

“Saya datang dari tahun baru, sempat pulang tanggal 8 karena panggilan profesi, lalu balik lagi tanggal 19 karena masih relawan,” kata Ikhsan saat ditemui di Posko Relawan Masjid Nurul Ashri, Kampung Sungailiput, Aceh Tamiang, Sabtu (28/2/2026).

Keputusan tersebut berdampak langsung pada persiapannya sebagai atlet. 

Ikhsan dijadwalkan bertanding pada 11 April dalam ajang One Pride yang disiarkan TV One. 

Baca juga: VIDEO Petarung Irlandia Teriakkan Free Palestine Usai Kalahkan Mantan Prajurit IDF di Arena MMA

Ia mengakui waktu latihan tidak ideal karena persiapan normal biasanya membutuhkan dua hingga tiga bulan.

“Sekarang memang lagi persiapan tanding, tapi sambil tetap jadi relawan. Biasanya minimal dua bulan latihan penuh,” ujarnya.

Meski demikian, petarung dengan dasar bela diri Kyokushin itu tetap optimistis. 

Dari empat penampilannya di One Pride, Ikhsan mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan. 

Laga mendatang akan menjadi penampilan kelimanya.

Di luar aspek teknis, pengalaman di lapangan bencana memberi tekanan mental yang berbeda dibanding persiapan pertandingan.

Baca juga: Wandi Gayo Petarung One Pride MMA Tertinggal Pesawat Akhirnya Naik Bus ke Takengon

Ikhsan mengaku keputusan menjadi relawan dipicu oleh kondisi warga yang ia lihat dari berbagai rekaman pascabencana. Banyak rumah warga, terutama di wilayah kampung, hilang tersapu banjir.

“Rumah-rumah benar-benar hilang, tidak ada jejak lagi. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan,” katanya.

Menurutnya, situasi itu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga fokus sebagai atlet. 

Namun ia menilai pengalaman tersebut justru membentuk mental bertandingnya.

“Saya jalani dua-duanya. Tetap latihan sebisanya, sambil membantu di sini,” ujarnya.

Selain aktif sebagai atlet, Ikhsan saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester tiga di sebuah kampus di Kuningan, Jawa Barat.

Baca juga: VIDEO Petarung One Pride MMA Wandi Gayo Disambut Adat “Tepung Tawar” dan Sematan “Upuh Ulen-Ulen”

Di tengah keterbatasan waktu latihan, Ikhsan menegaskan targetnya tidak berubah, tampil kompetitif di One Pride.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.