TRIBUNJOGJA.COM - Rasa ngantuk dan lemas seringkali menjadi tantangan utama saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Selain juga tentunya menahan lapar dan dahaga saat belasan jam berpuasa.
Terutama saat Anda juga harus dituntut tetap produktif beraktivitas seperti bekerja atau belajar.
Namun tentu hal itu bukan berarti alasan Anda bermalas-malasan selama menjalankan ibadah puasa.
1. Perhatikan Komposisi Menu Sahur
Sahur adalah 'bahan bakar' utama Anda.
Hindari karbohidrat sederhana secara berlebihan (seperti nasi putih berlebih atau tepung-tepungan) karena menyebabkan gula darah melonjak lalu merosot tajam (sugar crash).
Pilih karbohidrat kompleks seperti Gandum, nasi merah, atau ubi.
Penting juga mengonsunsi protein tinggi seperti telur, daging ayam, atau tempe untuk rasa kenyang lebih lama.
Baca juga: Makanan Ramah Lambung yang Bisa Anda Konsumsi di Bulan Ramadan
2. Terapkan 'Power Nap'
Jika rasa kantuk menyerang di siang hari, jangan dilawan dengan paksa.
Gunakan waktu istirahat untuk Power Nap selama 15–20 menit.
Penting menjadi catatan, jangan tidur lebih dari 30 menit, karena Anda justru akan merasa lebih pening (sleep inertia) saat bangun.
3. Cukupi Hidrasi dengan Rumus 2-4-2
Dehidrasi adalah penyebab nomor satu tubuh terasa lemas.
Pastikan asupan cairan tetap terjaga dengan pola:
4. Lakukan Peregangan Ringan
Saat mata mulai berat di depan laptop, berdirilah.
Lakukan peregangan otot leher, bahu, dan tangan selama 5 menit.
Gerakan fisik ringan membantu melancarkan aliran oksigen ke otak, yang secara instan mengurangi rasa kantuk. (*)