BOLASPORT.COM - Nasib miris Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga Nusantara, sang pelatih Iwan Setiawan bahkan sudah pasrah sebelum bertemu Sumsel United.
Sriwijaya FC dipastikan terdegradasi ke Liga Nusantara (Liga 3) usai kalah 0-3 dari tim sekota sendiri, Sumsel United, Sabtu (28/2/2026).
Laskar Wong Kito menjadi tim pertama Championship yang memastikan diri turun kasta pada musim mendatang.
Mereka hanya mengumpulkan 2 poin dari 21 pekan, berselisih 20 poin dari peringkat 9, Persekat Tegal.
Dengan sisa 6 pertandingan, andai Sriwijaya FC menang 6 kali pun sudah tak mampu mengejar perolehan poin Persekat yang sudah mencapai 22 poin.
Nasib Sriwijaya FC bisa dibilang miris, terutama mengingat mereka adalah pemilik 2 kali gelar Indonesia Super League.
Berbagai masalah finansial mewarnai perjalanan Sriwijaya FC di Championship musim ini yang membuat performa mereka melempem hari demi hari.
Ironisnya, nasib Sriwijaya FC ditentukan oleh tim sekota sendiri, Sumsel United yang notabene adalah tim baru yang mengakusisi Persikas Subang.
Dalam derbi Sumsel, Sriwijaya FC kalah telak 0-3 dan memastikan terdegradasi ke Liga 3.
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan blak-blakan bahkan sebelum laga lawan Sumsel United ia tak mau membawa tekanan bertahan di Championship ke para pemainnya.
Ia hanya meminta para pemainnya fokus dalam setiap pertandingan yang dijalaninya.
“Jika pertandingan melawan Sumsel United kami kalah tidak akan bertahan di Liga 2, jujur saya tidak membawa pemikiran itu kepada tim," kata Iwan Setiawan sebelum laga dilansir BolaSport.com dari Tribun Palembang.
"Saya hanya menuntut kepada pemain bagaimana mereka fokus dalam setiap pertandingan termasuk melawan Sumsel United,” tambahnya.
Iwan Setiawan sendiri mengambil alih kepemimpinan Sriwijaya FC pada putaran ketiga Championship.
Coach sebelumnya, Budi Sudarsono tidak dilanjutkan kerjasamanya oleh manajemen Sriwijaya FC.
"Jujur aja, saat saya ditawarkan untuk pegang Sriwijaya FC di putaran ketiga," kata Iwan Setiawan.
"Barangkali banyak orang-orang bertanya seorang coach Iwan Setiawan mau pegang tim ini."
"Di mana kondisinya sampai saat kemarin mau memulai putaran ketiga rasanya udah kecil kemungkinan bisa bertahan."
"Rasanya mustahil kalau kita bisa memenangkan dari awal semua tim."
"Dari awal bahwa bisa memenangkan semua pertandingan sisa."
"Tapi saya pikir ini tawaran yang hebat karena saya tahu ini adalah tim yang Sriwijaya FC adalah tim yang hebat, punya sejarah hebat."
"Dan saya tahu tim ini didukung oleh suporter yang hebat," tambahnya.