TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman akan menjalani laga tandang melawan tuan rumah Persela Lamongan, Minggu (1/3/2026) malam ini.
Duel Persela Lamongan vs PSS Sleman akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Tim berjuluk Super Elja datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih dua laga awal putaran ketiga.
Saat ini, PSS Sleman memuncaki klasemen sementara Grup Timur dengan 42 poin dari 20 pertandingan.
Sementara Persela Lamongan berada di urutan ke-6.
Meski demikian, laga Persela vs PSS Sleman malam ini diprediksi bakal berjalan sengit.
Pasalnya, Super Elja belum pernah menang atas Persela Lamongan musim ini.
Pada pertemuan pertama di Surajaya, PSS Sleman takluk 1-2.
Sementara saat bermain di kandang sendiri, Super Elja hanya mampu bermain imbang 1-1.
Situasi inipun membuat laga malam ini diprediksi berjalan alot, sekaligus misi balas dendam bagi Skuat Super Elja.
Baca juga: PSS Sleman Ogah Terpeleset Lagi Lawan Persela, Ansyari: Jangan Lengah
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan anak asuhnya tak boleh terlena dengan posisi puncak klasemen.
Menurutnya, setiap laga di putaran ketiga ini layaknya pertandingan final.
“Yang pasti kita kan ini sudah putaran ketiga ya. Jadi setiap pertandingan itu final. Jadi kita harus mengambil poin dari pertandingan besok,” ujar Ansyari, Jumat (27/2/2026).
“Jadi tidak ada cerita kita bisa di situ lengah, terus kita kalah. Kita harus fight, kita harus kerja keras dan kita harus ambil poin,” tegasnya.
Meski Persela Lamongan saat ini berada di peringkat keenam dengan 30 poin, Ansyari menilai kekuatan Laskar Joko Tingkir tetap berbahaya.
Apalagi kedua tim sudah saling memahami karakter permainan masing-masing setelah dua kali bertemu musim ini.
“Ya yang pasti kita sudah tahu sama-sama. Mereka juga tahu taktikal kita, kita juga tahu taktikal mereka. Jadi kalau saya bilang, siapa yang terbaik dalam memainkan pertandingan, dia akan memenangkan pertandingan,” jelasnya.
Laga ini juga menjadi tantangan tersendiri karena PSS Sleman dipastikan tampil tanpa top skor mereka, Gustavo Tocantins, yang harus absen akibat akumulasi kartu.
Meski demikian, Ansyari Lubis tak ingin menjadikan absennya sang striker sebagai alasan.
Pertandingan ini juga berlangsung di tengah bulan Ramadan.
Namun Ansyari memastikan kondisi fisik dan taktik tim tetap terjaga dengan baik.
“Saya kira cukup bagus ya. Karena mereka juga istirahatnya cukup bagus dan gizi yang dikonsumsi oleh mereka kan sudah diatur sama dokter. Jadi ketika latihan, mau itu latihan fisik, mau latihan taktik, semuanya mereka bisa menjalaninya dengan baik,” ungkapnya.
Bagi gelandang serang PSS Sleman asal Prancis, Frederic Injai, dua hasil bagus di awal putaran ketiga jadi momentum penting Super Elja.
"Pertandingan, ya, ini sangat penting. Putaran terakhir atau ketiga sedang kita jalani," ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Dia melanjutkan, saat ini PSS Sleman sudah menjalani 20 pertandingan dan itu artinya hanya menyisakan tujuh laga.
Tiket promosi semakin dekat. Tapi, PSS Sleman tidak boleh berpuas diri karena jatak poin dengan tim di bawahnya masih rapat.
Laskar Sembada diminta untuk menjaga konsistensi di tujuh laga ini.
"Baru saja kita lalui putaran ketiga dan kini tersisa tujuh pertandingan. Bagi saya ini seperti tujuh laga final," tegasnya.
Diakui pemain yang sudah mengoleksi tujuh gol dari 15 laga itu, sisa laga musim ini sangat penting.
PSS harus finish di posisi satu Grup Timur agar lolos otomatis ke Super League atau Liga 1 musim depan.
"Ini sangat penting. Saya ingin membawa Sleman ke Liga 1," tukasnya.
PSS Sleman
PSS Sleman vs Persipura : 2-0
PSS Sleman vs Deltras : 3-1
PSS Sleman vs Barito Putera : 0-0
Persela Lamongan
Persiku Kudus vs Persela Lamongan : 1-0
PSIS Semarang vs Persela Lamongan : 1-1
Persipal vs Persela Lamongan : 1-3
( tribunjogja.com )