Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Aksi perusakan rumah dan pembakaran kendaraan di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur oleh puluhan orang tidak dikenal imbas tawuran di Banyutengah Gresik perbatasan Lamongan menjadi perhatian Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman.
Upaya meredahkan situasi digwlar melalui rapat koordinasi dengan Forkopimcam Paciran dan sejumlah kepala desa di pantura dilakukan agar tidak ada dendam yang memiicu aksi anarkis terulang lagi seperti yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.
Jajaran Polres Lamongan juga menggelar patroli Harkamtibmas dan rapat koordinasi cooling system di wilayah Pantura Paciran, Sabtu (28/2/2026) malam.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga dan mengembalikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Hadir dalam rapat koordinasi Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso, Kasat Binmas, AKP Turchan, Kasat Intelkam, Camat Paciran, Danramil 0812/17 Paciran, Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta warga setempat.
Rakor di Balai Desa Weru, Kecamatan Paciran tersebut digelar sebagai upaya untuk mencegah potensi munculnya kembali gangguan kamtibmas selama Ramadan.
Baca juga: Duduk Perkara Peristiwa Sahur Berdarah di Panceng Gresik, Pelaku: Saya Tersulut Emosi dan Khilaf
Kegiatan patrol sahur menggunakan sound system yang kerap memicu gesekan antarwarga juga menjadi pembicaraan utama dalam rapat.
Dalam arahannya, Kabagops menyampaikan pesan Kapolres Lamongan agar tidak ada lagi kegiatan patrol sahur yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Tradisi yang berpotensi mengganggu keamanan harus dievaluasi dan dihentikan. Mari isi bulan suci ini dengan kegiatan positif dan bermanfaat,” ungkapnya, Minggu (1/3/2026).
Sementara itu, dukung Forkopimcam, Camat Paciran memastikan akn segera menerbitkan surat imbauan kepada seluruh desa di wilayahnya untuk meniadakan patrol sahur dengan sound system.
Kapolsek Paciran, Erni juga meminta para kepala desa agar aktif menyosialisasikan imbauan tersebut kepada masyarakat.
Para kepala desa di wilayah Pantura Lamongan sepakat terhadap penghentian patrol sahur keliling.
Mereka berharap pendekatan persuasif tetap dikedepankan dan mengusulkan adanya pembinaan langsung kepada para pemuda.
Dalam rakor tersebut disepakati bahwa penghentian patrol sahur di wilayah Weru Paciran dan sekitarnya ditiadakan. Dan Karang Taruna tidak keberatan untuk menyampaikan hasil rapat pada remaja di desa
Usai rakor, sekitar pukul 01.00 WIB, jajaran Polres Lamongan melanjutkan dengan Patroli Harkamtibmas di jalur Jalan Raya Deandels Tlogosadang, Kecamatan Paciran, tepatnya di perbatasan Tlogosadang Lamongan – Banyutengah Gresik serta Tugu Perbatasan Panceng (Gresik) – Tlogosadang (Paciran) Lamongan.
Dalam patroli tersebut, dikerahkan 1 SSK dengan kekuatan 90 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Lamongan dan Polsek jajaran Rayon 6.
Patroli siaga ini tidak hanya bertujuan menjaga Harkamtibmas, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu situasi keamanan di wilayah Kabupaten Lamongan.