TRIBUNNEWS.COM - Kembalinya Kai Havertz dari cedera menjadi angin segar bagi Arsenal jelang laga melawan Chelsea pada pekan ke-28 Liga Inggris, Minggu (1/3/2026) malam ini.
Pemain asal Jerman itu terpantau sudah menjalani sesi latihan bersama rekan setimnya di London Colney.
Kondisi Havertz yang tampaknya sudah fit tentu menjadi kabar positif bagi Arsenal.
Havertz sendiri diketahui sudah melewatkan empat laga terakhir Arsenal lantaran permasalahan cedera.
Mulai dari laga Brentford dan Wolves yang berkesudahan imbang, serta Wigan dan Tottenham yang berakhir dengan kemenangan.
Baca juga: Arsenal vs Chelsea: The Gunners Digdaya di Emirates, The Blues Rawan Kehilangan Poin
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta pun telah mengonfirmasi bahwa Havertz sudah sepenuhnya kembali berlatih.
Hanya saja, soal apakah Havertz akan bermain atau tidak melawan Chelsea, Arteta belum memutuskan hal tersebut.
“Kai sudah berlatih dan kemudian kita akan lihat (apakah dia fit untuk menghadapi Chelsea)," kata Arteta dilansir laman Arsenal.
Meskipun sudah punya Viktor Gyokeres dan Gabriel Jesus di lini depan, Arteta tentu senang dengan kembalinya Havertz.
Hal ini mengingat kualitas serba bisa yang dimiliki Havertz membuat gaya bermain menyerang Arsenal lebih bervariasi.
Dan salah satu posisi paling menarik yang bisa ditempati Havertz ketika ia fit ialah sebagai penyerang bayangan alias second striker, mendampingi Viktor Gyokeres sebagai bomber utama.
Ya, alih-alih berperan sebagai gelandang kiri (LCM) atau gelandang serang (AMF), apalagi bertindak sebagai false nine.
Havertz punya peran baru lebih menarik yang coba diberikan Arteta kepadanya dengan menempati posisi second striker, utamanya sejak kedatangan Gyokeres ke Arsenal musim panas lalu.
Koneksi yang terbangun antara Havertz dan Gyokeres terlihat membuat serangan Arsenal lebih efektif.
Hal itu sudah terbukti ketika dua pemain tersebut dipasangan sebagai penyerang saat Arsenal mengalahkan Kairat (Liga Champions) dan Sunderland (Liga Inggris) beberapa waktu lalu.
Alhasil jika dipasangkan lagi di lini depan dalam laga melawan Chelsea, ada potensi tak terduga yang bisa diciptakan oleh duet Havertz dan Gyokeres.
Bagi Havertz, laga melawan Chelsea jelas terasa emosional, karena ia akan menghadapi mantan timnya sendiri.
Meskipun demikian, Havertz tampaknya sudah terbiasa dan tidak punya beban lagi karena masa lalunya tersebut.




















Havertz membuktikannya saat mencetak gol tunggal kemenangan Arsenal saat mengalahkan Chelsea di leg kedua semifinal Piala Carabao, bulan lalu.
Tanpa malu-malu, Havertz menjebol jala gawang Chelsea di menit akhir, sembari melakukan selebrasi menunjuk logo Arsenal pada jersey yang ia pakai.
Kini, dengan kembalinya Havertz, Arteta punya opsi variasi menyoal seperti apa gaya bermain hingga susunan pemain utama yang akan ia turunkan saat melawan Chelsea, malam ini.
Sejak bergabung dengan Arsenal pada musim panas tahun 2023 silam, Havertz telah berhadapan lima kali melawan mantan timnya, Chelsea.
Menariknya, Havertz tidak pernah merasakan satupun kekalahan setiap kali bermain menghadapi The Blues.
Catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang seakan menjadi tanda menterengnya rapor Havertz saat Arsenal melawan Chelsea.
Dalam lima laga tersebut, Havertz juga mampu mencetak tiga gol ke gawang mantan timnya itu.
Statistik tersebut kian menunjukkan bahwa Havertz tidak pernah segan untuk menjebol jala gawang Chelsea demi memenangkan klub yang ia bela saat ini.
Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Manchester City Berjarak 2 Angka dari Arsenal, Liverpool Tekan MU
Jika menilik rekor pertemuan kedua tim, Arsenal memang mendominasi dengan kemenangan ketimbang Chelsea.
Dalam 10 laga terakhirnya, Arsenal bahkan tidak pernah menelan satupun kekalahan di hadapan The Blues.
Bahkan dalam tiga pertempuran terakhir di Stadion Emirates, selain menang, Arsenal juga mampu menjaga gawangnya tetap perawan alias tidak kebobolan gol sama sekali oleh Chelsea.
Kemenangan atas Chelsea jelas dibutuhkan Arsenal untuk kembali menjauhi kejaran Manchester City di tangga klasemen.
Dengan raihan 61 poin dari 28 laga, kini Arsenal hanya unggul dua poin saja dari The Citizens di jalur juara.
Andai bisa menang atas Chelsea, Arsenal otomatis bakal kembali memperlebar jarak poin menjadi 5 angka dengan City.
Sebaliknya, jika imbang atau kalah, posisi Arsenal sebagai pemuncak klasemen rawan disalip, karena Manchester City masih punya satu tabungan laga sisa yang belum dimainkan.
Keseruan laga Arsenal vs Chelsea dapat anda saksikan lewat tayangan SCTV dan Vidio.com kick-off jam 23.30 WIB.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)