Bimas Katolik Papua Barat Ajak Umat Perkuat Iman Selama Prapaskah
Hans Arnold Kapisa March 01, 2026 02:54 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama Papua Barat mengajak umat Katolik untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan selama masa Prapaskah.

Ajakan tersebut disampaikan Pembimas Katolik Kemenag Papua Barat, Hugo Rizal, saat diwawancarai di Manokwari, Kamis (26/2/2026).

Hugo menegaskan, Prapaskah merupakan momentum tepat bagi umat Katolik untuk melakukan refleksi diri dan memperdalam iman melalui berbagai kegiatan rohani.

Ajakan ini, menurutnya, sejalan dengan surat gembala Uskup tentang semangat Gereja Mandiri, yang mendorong umat membangun kemandirian lewat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Dalam masa Prapaskah ini setiap umat Katolik diharapkan mengurangi kebiasaan yang bersifat pemborosan atau kenikmatan berlebihan, sehingga kita bisa lebih fokus mendekatkan diri kepada Tuhan melalui refleksi pribadi dan pendalaman iman,” ujarnya.

Baca juga: LP3KD Papua Barat Mulai Persiapan Pesparani Katolik IV di Teluk Bintuni

Ia menambahkan, pengurangan pengeluaran untuk hal-hal yang kurang penting diharapkan dapat dialihkan menjadi tabungan yang kemudian dikumpulkan sebagai Aksi Puasa Pembangunan (APP).

Dana tersebut akan digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan.

“Dari apa yang kita kurangi selama masa Prapaskah bisa kita kumpulkan dan dijadikan APP. Inilah wujud Gereja Mandiri, yaitu saling menolong dan bekerja sama,” katanya.

Selain itu, Bimas Katolik Papua Barat juga mendorong umat agar lebih aktif mengikuti kegiatan gereja selama Prapaskah.

Hugo mengimbau umat yang jarang hadir beribadah maupun mengikuti pendalaman iman agar mulai terlibat secara aktif.

“Kami mengharapkan umat semakin aktif mendekatkan diri kepada Tuhan. Yang jarang ke gereja diharapkan bisa mulai datang beribadah, yang jarang ikut pendalaman iman diharapkan bisa ikut,” ujarnya.

Ia menekankan, Prapaskah menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan dengan sesama umat beriman.

“Intinya kita keluar dari batasan diri kita untuk membangun komunikasi, membangun komunitas, dan mempererat persaudaraan dengan sesama umat beriman selama masa Prapaskah,” tutupnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.