Nasib Semen Padang FC di Ujung Tanduk, Persijap Jepara Jauhi Zona Degradasi BRI Super League
Rahmadi March 01, 2026 03:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Peta persaingan di papan bawah klasemen kian memanas setelah Persijap Jepara sukses menjauh dari zona degradasi pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.

Hasil imbang 0-0 saat melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (28/2/2026), memberikan tambahan satu poin krusial bagi Laskar Kalinyamat.

Tambahan poin tersebut langsung mengubah susunan tim yang menghuni papan bawah klasemen dan memperberat langkah Semen Padang FC.

Persijap Jepara kini mengoleksi 19 poin dan naik ke peringkat 15 klasemen sementara, sekaligus keluar dari zona degradasi.

Keberhasilan Persijap ini menggeser PSBS Biak yang turun ke posisi 16 dengan raihan 18 poin.

Baca juga: Harga Pangan Solok Selatan Akhir Februari Turun, Cabai Merah Kini Rp40.000 Per Kilogram

Perubahan posisi ini membuat Semen Padang FC tertahan di peringkat 17 dengan koleksi 16 poin, atau terpaut tiga angka dari batas aman yang kini ditempati Persijap.

Kondisi Semen Padang FC di zona degradasi semakin sulit setelah kekalahan telak 0-4 dari Bhayangkara FC pada pertandingan sebelumnya.

Kekalahan tersebut tidak hanya menghilangkan poin, tetapi juga memperburuk catatan selisih gol Kabau Sirah menjadi -22.

Selain defisit gol, Semen Padang FC kehilangan pemain jangkar, Boubakary Diarra, yang menerima kartu merah sehingga harus absen pada laga mendatang.

Baca juga: Zakat Fitrah 2026 Sawahlunto: Kategori Tertinggi Rp47.500, Berikut Rincian Sesuai Harga Beras

Tekanan bagi penghuni zona degradasi juga datang dari pertandingan antara PSBS Biak melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2/2026).

PSIM Yogyakarta membungkam PSBS Biak dengan skor 4-2 melalui gol Franco Ramos Mingo (menit 15 dan 64) serta Jose Valente (menit 69 dan 89).

PSBS Biak hanya sanggup membalas lewat aksi Eduardi Barbosa pada menit ke-36 dan Fuvery Branco pada menit ke-82.

Kekalahan PSBS Biak tersebut membuat mereka kini hanya unggul dua poin di atas Semen Padang FC yang berada dalam zona degradasi.

Sementara itu, Persis Solo yang berada di dasar klasemen dengan 13 poin masih memiliki tabungan satu pertandingan melawan Persik Kediri.

Baca juga: Solok Selatan Perkuat SDM Religius dan Pendidikan, 432 Rumah Tahfidz & Sekolah Gratis 2026

Jika Persis Solo memenangkan laga tersebut, poin mereka akan menyamai raihan Semen Padang FC yakni 16 poin.

Persaingan sengit ini memaksa setiap tim di papan bawah untuk meraih kemenangan demi menghindari zona degradasi di sisa musim.

Jarak poin yang sangat rapat antara Persijap (19 poin), PSBS Biak (18 poin), Semen Padang FC (16 poin), dan Persis Solo (13 poin) membuat posisi klasemen dapat berubah setiap pekan.

Kini Semen Padang FC wajib mengejar selisih tiga poin untuk bisa menyalip posisi Persijap Jepara dan keluar dari ancaman turun kasta.

Kabau Sirah Tanpa Pilar Utama

Semen Padang FC akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.

Kedua tim dijadwalkan bertemu pada Rabu (4/3/2026) di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Laga ini diprediksi berjalan tidak mudah bagi Kabau Sirah. Pasalnya, sejumlah pemain asing Semen Padang FC harus absen akibat cedera dan akumulasi kartu.

Baca juga: Padatnya Jadwal Jadi Sorotan Van Gastel Jelang Hadapi Semen Padang FC

Alhasan Wakaso tidak dibawa saat menghadapi Bhayangkara FC dan sempat ditarik keluar pada awal babak pertama ketika melawan Malut United di pekan ke-22.

Sementara itu, Guilherme Fernandez Hierro juga tidak masuk daftar pemain saat menghadapi Malut United maupun Bhayangkara FC.

Selain itu, Boubakary Diarra dipastikan absen setelah menerima kartu merah dalam laga kontra Bhayangkara FC. Dengan demikian, ia tidak dapat tampil saat menghadapi PSIM Yogyakarta.

Kabar baik datang dari Angelo Meneses. Bek asal Portugal tersebut sebelumnya absen melawan Bhayangkara FC karena akumulasi kartu kuning, namun dipastikan sudah bisa kembali memperkuat tim dalam laga nanti.

Meski begitu, kondisi Wakaso dan Guilherme masih belum dapat dipastikan tampil pada pertandingan tersebut.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang ke Padang dengan kepercayaan diri tinggi. Laskar Mataram sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas PSBS Biak pada Jumat (27/2/2026) malam.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, PSIM menang dengan skor 4-2. Franco Ramos mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-14 dan 64. Ze Valente turut menyumbang dua gol pada menit ke-69 dan 89. Sementara itu, PSBS sempat membalas melalui Eduardo Barbosa (36’) dan Ruvery Alfonso (82’).

Meski meraih kemenangan, pelatih PSIM, Van Gastel, tetap memberikan evaluasi terhadap performa timnya.

“Saya pikir di babak pertama dalam penguasaan bola kami tidak bermain sebaik biasa. Kami tidak memegang kendali,” ujarnya.

Menurutnya, pembicaraan di ruang ganti saat jeda pertandingan menjadi momentum kebangkitan tim.

“Di babak kedua kami berbicara tentang apa yang telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,” tegasnya.

Van Gastel juga menyoroti lini pertahanan yang dinilai masih terlalu mudah kebobolan.

“Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi yang tidak perlu untuk memenangkan laga,” imbuhnya.

Selain evaluasi teknis, Van Gastel menyinggung padatnya jadwal kompetisi yang dinilai tidak konsisten.

Baca juga: Jelang Hadapi Semen Padang FC, PSIM Yogyakarta Curi Kemenangan 4-2 atas PSBS Biak

“Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti tantangan pemain yang menjalani ibadah puasa Ramadan dalam menjaga kondisi fisik saat harus bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi.

Kemenangan atas PSBS Biak membuat PSIM naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 36 poin.

Sementara itu, Semen Padang FC masih tertahan di zona merah dengan 16 poin setelah pada pekan sebelumnya kalah 0-4 dari Bhayangkara FC.

Pertandingan nanti menjadi laga kandang ketiga Semen Padang FC pada putaran kedua. Sebelumnya, mereka menang 1-0 atas Persita dan bermain imbang 2-2 melawan Malut United di hadapan publik sendiri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.