Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertandingan Persis Solo vs Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-23 Super League akan berlangsung di Stadion Manahan Solo pada Minggu (1/3/2026).
Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija menyebut timnya sudah mulai menunjukkan karakter dan kualitasnya di pertandingan terakhir.
Ia menjanjikan para pemain akan bermain dengan semangat terbaik saat menjamu Persik Kediri.
Menurutnya, pertandingan esok hari akan menentukan Laskar Sambernyawa dalam mengarungi liga ke depan. Meski kini berada di dasar klasemen, ia yakin Persis Solo bisa bangkit berkat dukungan semua pihak.
Baca juga: Jelang Jamu Persik Kediri di Manahan, Pelatih Persis Solo Sebut Timnya Mulai Tunjukkan Karakter
“Semua elemen pendukung pemain ofisial jadi satu. Butuh satu pertandingan dengan hasil kemenangan untuk memulai start yang bagus untuk memulai langkah yang baik ke depannya. Kita penting untuk menang besok untuk menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.
Ia mengakui timnya menghadapi kendala. Terutama pemain sayap anyar mereka yang bermain cukup baik Febri Haryadi harus menepi dari lapangan karena cedera.
“Sayangnya ada problem. Ada beberapa cedera seperti Jeferson yang mengalami benturan. Kita harus menang untuk bisa mendapat posisi terbaik,” terangnya.
Ini bukan kali pertama Persis Solo dalam keterpurukan. Ia percaya keberuntungan akan kembali berpihak padanya.
“Kita harus percaya Persis Solo berulang kali dalam situasi seperti ini. Saya percaya di momen ini Persis Solo harus lebih kuat. Kita nggak punya alasan lagi harus bekerja keras,” ungkapnya.
Baca juga: Laga Persis Solo vs Persik Kediri, Suporter Ber-KTP Jawa Timur Dilarang Masuk
Ia mengklaim timnya sudah membuat progres dengan berbagai sesi latihan. Sayangnya harus diakui mereka belum bisa menghasilkan poin maksimal. Tekanan pun terus datang, terutama dari manajemen yang berpikir Persis Solo mutlak harus menang di dua laga ke depan. Meski begitu, Milo tak merasa tertekan.
“Saya nggak merasa tertekan. Semua orang harus obyektif. Tim sudah melakukan progres tapi memang hasilnya belum datang. Kemarin bertemu dengan suporter menunjukkan apa kekurangan kami. Kami berharap progres terjadi besok. Ada pemain banyak baru datang dan beradaptasi tapi itu bukan alasan lagi,” jelasnya.
Ia juga telah menemui sejumlah elemen suporter. Ia memahami banyak suporter kecewa dengan Persis Solo yang berada di zona degradasi. Namun ia tetap optimis Laskar Sambernyawa bisa kembali bangkit.
“Suporter penting bagi kami. Bersama kita bisa melawan semua. Seharusnya Persis Solo kita bawa ke kasta tertinggi Liga 1,” tuturnya. (*)