TRIBUNBATAM.id, BATAM - Situasi di Perumahan Permata Laguna, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sempat mencekam pada Sabtu (28/2/2026) pagi.
Satu unit mobil Toyota Raize biru memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Mobil itu menghantam sejumlah kendaraan, termasuk warga yang ketika itu berada di lokasi.
Setidaknya empat orang mengalami luka akibat insiden tersebut.
Salah satu korban merupakan siswa SMK yang sempat mengenainya, hingga setengah bagian tubuhnya masuk ke kolong belakang mobil.
Mobil pelaku kembali berusaha melaju, namun lajunya tertahan material pot tanaman dan rak besi tanaman milik warga yang turut tertabrak.
Warga kemudian mengepung kendaraan tersebut dan meminta para pelaku keluar dari dalam mobil.
Ketua RT 05/RW 17 Permata Laguna, Muhammad Jefri, mengatakan sempat terjadi ketegangan saat pelaku dihentikan warga
"Ada empat orang di dalam. Pria yang duduk di bangku penumpang dia sempat mengacungkan ke saya. Saya tanya baik-baik, 'Mas maling apa ini?' Dia bilang, 'Tak ada Pak, tak ada Pak,' tak mau mengaku," ujar Jefri, Minggu (1/3/2026)
Karena pelaku tidak mengakui perbuatannya, warga yang geram akhirnya memecahkan kaca bagian belakang mobil.
Saat diperiksa, warga menemukan seekor anjing ras di dalam mobil tersebut dalam kondisi sudah mati.
"Pas kaca kap belakang dipecahkan, ditemukan ada anjing di situ milik warga kami udah dalam kondisi mati. Warga marah karena dari awal ditanya tak ada maling. Kalau tak ada maling, ngapain bawa mobil selaju-lajunya di dalam komplek," lanjutnya.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya polisi datang ke lokasi untuk mengamankan keadaan.
Dari video yang TribunBatam.id terima, seorang wanita dan anaknya sebagai pemilik anjing menangis histeris dengan merangkul jasad anjingnya yang telah mati.