BANGKAPOS.COM - Berikut ini Daftar Nama Tokoh Utama Iran yang Tewas: Dari Ayatollah Ali Khamenei hingga 8 Pejabat Tinggi Negara
Dunia kini menyoroti daftar nama-nama pemimpin tertinggi Iran yang dinyatakan tewas dalam serangan udara gabungan AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026).
Di pucuk daftar tersebut, media pemerintah Iran mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, disusul oleh deretan nama strategis seperti Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh dan Panglima AD Korps Garda Revolusi Mohammad Pakpour.
Operasi militer yang merenggut total 148 nyawa ini telah melumpuhkan inti kepemimpinan Teheran dalam satu malam.
Berikut ulasan lengkapnya
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86), dipastikan tewas pascaserangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel, pada Sabtu (28/2/2026).
Baca juga: Khamenei Tewas, Ini Profil dan Perjalanan Politik Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Sorotan Dunia
Dalam serangan hari pertama ini, korban tewas mencapai 148 orang.
Pada Minggu (1/3/2026), media pemerintah Iran mengonfirmasi Pemimpin Tertinggi Iran kelahiran 19 April 1939 tersebut wafat akibat serangan udara beberapa jam setelah klaim serupa disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump, dan diperkuat oleh pernyataan resmi dari pihak Israel.
"Dengan duka cita dan kesedihan yang mendalam, dimumkan bahwa menyusul serangan brutal oleh pemerintah kriminal Amerika dan rezim Zionis yang terkutuk, teladan iman, jihad, dan perlawanan, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Agung Imam Khamenei, telah meraih anugerah kesyahidan yang agung. Beliau adalah penerus sah dari 'Ruh Allah' yang selama lebih dari 37 tahun kepemimpinan bijaksananya, telah menjadi pelopor dan pembawa panji sejati bagi front Islam," demikian pernyataan resmi dari kantor kepresidenan Iran.
Namun, Khamenei bukanlah satu-satunya pemimpin Iran yang dilaporkan tewas dalam operasi militer yang mengguncang dunia tersebut. Militer Israel sebelumnya telah mengeklaim menewaskan sejumlah nama besar dari rezim pemerintah Iran.
Berikut daftar pemimpin dan pejabat tinggi Iran yang dinyatakan tewas dalam serangan tersebut:
Pemimpin Tertinggi:
Ayatollah Ali Khamenei – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran.
Pejabat Tinggi Militer dan Pertahanan:
Aziz Nasirzadeh – Menteri Pertahanan Iran.
Mohammad Pakpour – Panglima Angkatan Darat Korps Garda Revolusi Islam.
Mohammad Shirazi – Kepala Biro Militer Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Ali Shamkhani – Penasihat Pemimpin Tertinggi untuk Urusan Keamanan dan Sekretaris Dewan Pertahanan.
Pejabat Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan (SPND):
Hossein Jabal Amelian – Ketua SPND.
Reza Mozafari Nia – Mantan Ketua SPND.
Saleh Asadi – Kepala Intelijen Komando Khatem Alanbieh (Head of Intelligence of Khatem Alanbieh Command).
Tewas dalam Serangan Israel pada Juni 2025:
Mohammad Bagheri - Bagheri adalah perwira militer berpangkat tertinggi di Iran. Jabatannya adalah kepala staf angkatan bersenjata Iran, yang meliputi Korps Garda Revolusi dan Angkatan Darat.
Abdolrahim Mousavi - Kepala staf angkatan bersenjata Korps Garda Revolusi dan Angkatan Darat yang baru menggantikan Mohammad Bagheri.
Hossein Salami - Panglima Korps Garda Revolusi (IRGC).
Gholamali Rashid - Kepala Markas Pusat Khatam-al Anbiya IRGC, yang mengoordinasikan operasi militer gabungan Iran.
Amir Ali Hajizadeh - Komandan Angkatan Udara IRGC, bertanggung jawab atas program rudal Iran.
Sejumlah ilmuwan nuklir:
Fereydoon Abbasi - Seorang ilmuwan nuklir, Kepala Organisasi Energi Atom Iran.
Mohammad Mehdi Tehranchi - kepala Universitas Azad di Teheran
Abdulhamid Minouchehr - kepala teknik nuklir di Universitas Shahid Beheshti Iran
Ahmad Reza Zolfaghari - profesor teknik nuklir di Universitas Shahid Beheshti
Amirhossein Feqhi - profesor teknik nuklir di Universitas Shahid Beheshti.
Jumlah Korban Tewas 148 Orang, di Antaranya 118 Pelajar
Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan jumlah korban tewas mencapai 148 orang, di antaranya 118 orang berstatus pelajar.
"Kami menyadari laporan mengenai korban sipil akibat operasi militer yang sedang berlangsung. Kami menanggapi laporan ini dengan serius dan sedang menyelidikinya. Perlindungan warga sipil sangat penting, dan kami akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang tersedia untuk meminimalkan risiko kerugian yang tidak disengaja," kata juru bicara CENTCOM Tim Hawkins.
Di sisi lain, IRGC mengumumkan pihaknya sedang melakukan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman AS-Israel terhadap Iran.
Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha, Qatar.
Dilansir Al-Jazeera dan AFP, Minggu (1/3/2026), Iran mengumumkan telah melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Arab.
IRGC mengklaim ada 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.
Pasukan Iran akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras, dengan tamparan berturut-turut yang disesalkan. Ledakan pun dilaporkan terdengar di berbagai lokasi usai Iran mengumumkan serangan
(Kompas/Tribunnews)