Gerhana Bulan Total atau Blood Moon, akan menghiasi langit malam pada Selasa (3/3/2026). Fenomena langka ini akan membuat Bulan tampak kemerahan, dan dapat disaksikan dengan mata telanjang di seluruh dunia.
Meski demikian, beberapa wilayah yang masih terkena sinar matahari dan berawan akan kesulitan untuk mengamatinya. Di Indonesia sendiri, hanya dapat melihat fase akhirnya saja, karena Bulan purnama muncul saat Gerhana Bulan Total tengah berlangsung.
Gerhana Bulan Total Terakhir, Muncul Lagi 2028
Siaran digital akan ditayangkan serentak di berbagai wilayah, Amerika Utara, serta di Australia, Selandia Baru, dan Asia Timur. Posisi Matahari, Bumi dan Bulan akan berada pada satu garis lurus, sehingga Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Maka dari itu, sinar matahari tidak sampai ke Bulan, sehingga Bulan tampak jingga kemerahan (Blood Moon). Fenomena ini akan berlangsung sekitar lima setengah jam dari pukul 03.44 hingga 09.23 Eastern Standard Time (EST), zona waktu pantai timur Amerika Utara dan Selatan. Karena sebagian besar Eropa, Afrika, dan Asia tidak mendapatkan dapat menyaksikan langsung Gerhana Bulan Total, siaran langsung ini sangat penting bagi pengamat langit.
Gerhana juga akan terlihat pada cakrawala barat pada wilayah Midwest hingga Pantai Barat Amerika Utara. Sementara di sebagian besar Pantai Timur akan menyaksikan fase puncaknya secara jelas.
Secara global, gerhana tersebut tidak akan muncul lagi sampai malam tahun baru 2028 nanti. Untuk wilayah Amerika Utara, akan kembali melihat Blood Moon setelah Juni 2029. Mengutip Live Science, berikut waktu terjadinya puncak Gerhana Bulan Total di berbagai belahan dunia.
Jadwal Fase Totalitas Bulan pada 3 Meret
Waktu bagian timur: 6:04-7:02 pagi EST pada tanggal 3 Maret (di sebagian besar wilayah, bulan terbenam terjadi selama gerhana total)
Waktu Tengah: 05:04-06:02 pagi CST pada tanggal 3 Maret
Waktu Pegunungan: 04:04-05:02 pagi MST pada tanggal 3 Maret
Waktu Pasifik: 03:04-04:02 pagi PST pada tanggal 3 Maret
Waktu Alaska: 02:04-03:02 pagi AKST pada tanggal 3 Maret
Waktu Hawaii: 01:04-02:02 pagi HST pada tanggal 3 Maret
Waktu untuk Menyaksikan Blood Moon 3 Maret di Indonesia
Selanjutnya, adapun waktu yang tepat untuk menyaksikan Blood Moon di Indonesia:
Awal parsial: 16.50 WIB, 17,50 Wita, atau 18.50 WIT
Awal totalitas: 18.04 WIB, 19.04 Wita, atau 20.04 WIT
Puncak gerhana: 18.34 WIB, 19.34 Wita, atau 20.34 WIT
Akhir totalitas: 19.02 WIB, 20.02 Wita, atau 21.02 WIT
Akhir parsial: 20.17 WIB, 21.17 Wita, atau 22.17 WIT







