Identitas 8 Korban ABK KM Almujib yang Ditabrak Tongkang di Perairan Sekitar Pulau Biawak Indramayu
Dwi Yansetyo Nugroho March 02, 2026 05:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - KM Almujib tenggelam di perairan sekitar Pulau Biawak, Indramayu, diduga setelah ditabrak kapal tongkang pada Sabtu (28/2/2026) malam.

Kecelakaan laut yang terjadi kira-kira pukul 22.00 WIB tersebut mengakibatkan dua anak buah kapal (ABK) KM Almujib meninggal dunia, empat hilang, dan dua lainnya dinyatakan selamat.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, dua korban meninggal dunia itu Jupri (35) dan Wandi (39) yang tercatat sebagai warga Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Tragedi Laut di Indramayu, KM Almujib Ditabrak Kapal Tongkang, Enam ABK Jadi Korban


Menurut dia, saat kejadian itu, keduanya diketahui sempat berpegangan pada tali kapal tongkang yang menabrak KM Almujib, tetapi tidak kuat dan terlepas, kemudian ditemukan meninggal dunia.

"Jenazah dua korban tersebut dievakuasi KM Cahaya Langgeng, kemudian dibawa ke Karangsong, Indramayu, dan diserahkan kepada polisi," kata Asep Suryana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Minggu (1/3/2026) malam.

Ia mengatakan, dua korban selamat ialah Carudin (48), warga Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu dan Alfianto Agus Sulistiyo (20), warga Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Kabupaten Majalengka 13 Ramadan 1447 H, Beserta Doa Berbuka Puasa


Dalam peristiwa itu, Carudin berpegangan pada jeriken bekas wadah solar, dan Alfianto berpegangan pada gabus sintetis atau stereofoam, kemudian dievakuasi KM Sri Mulya setelah terombang-ambing di lautan.

Sementara empat korban hilang, di antaranya, Ari Wibowo (23) dan Asep Agustina (24) yang merupakan warga Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, serta Mas'ud (38) hingga Ono (50), warga Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melaksanakan operasi SAR pencarian empat korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang," ujar Asep Suryana.

• Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Kabupaten Indramayu 13 Ramadan 1447 H, Beserta Doa Berbuka Puasa


Pihaknya pun masih menyelidiki lebih lanjut terkait kapal tongkang bernomor lumbung 3009 yang diduga menabrak KM Almujib yang mengakibatkan korban hilang dan korban meninggal dunia itu.

Asep menyampaikan, barang bukti berupa bangkai KM Almujib juga telah ditemukan mengapung di sekitar lokasi kejadian, yakni di perairan sekitar Pulau Rakit atau Pulau Biawak.

"Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban mengenai peristiwa yang menimpa KM Almujib, dan menyerahkan dua jenazah korban yang meninggal dunia untuk dimakamkan," kata Asep Suryana.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.