Tragedi Laut di Indramayu, KM Almujib Ditabrak Kapal Tongkang, Enam ABK Jadi Korban
Dwi Yansetyo Nugroho March 02, 2026 05:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kapal nelayan KM Almujib yang berukuran enam gross ton (GT) tenggelam di perairan sekitar Pulau Rakit atau Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa kecelakaan laut yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) malam kira-kira pukul 22.00 WIB tersebut diduga akibat ditabkrak kapal tongkang.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, kejadian itu mengakibatkan dua anak buah kapal (ABK) KM Almujib meninggal dunia, dan empat ABK masih dinyatakan hilang.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Kabupaten Kuningan 13 Ramadan 1447 H, Beserta Doa Berbuka Puasa


Menurut dia, hanya terdapat dua ABK KM Almujib yang berhasil selamat dalam peristiwa itu, dan kini dipastikan mereka telah dievakuasi ke daratan.

"Seluruh korban merupakan ABK KM Almujib, dan hanya dua orang yang dinyatakan selamat," kata Asep Suryana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Minggu (1/3/2026) malam.

Ia mengatakan, KM Almujib yang dinahkodai Jupri Priyanto itu mengangkut delapan ABK, dan nahasnya terdapat dua ABK meninggal dunia serta empat hilang akibat kecelakaan laut tersebut.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Kota Cirebon 13 Ramadan 1447 H, Beserta Doa Berbuka Puasa


Pihaknya mengakui, dua korban selamat dievakuasi KM Sri Mulya pada Minggu dinihari kira-kira pukul 04.30 WIB setelah terombang-ambing di lautan hampir semalaman.

Sementara jenazah dua korban meninggal dunia dievakuasi KM Cahaya Langgung, dan langsung dibawa ke Karangsong, Indramayu, untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melaksanakan operasi SAR pencarian empat korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang," ujar Asep Suryana.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Hari Ini di Kabupaten Indramayu 13 Ramadan 1447 H, Beserta Doa Berbuka Puasa


Asep menyampaikan, jajarannya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, dan melaksanakan operasi pencarian empat korban hilang dalam kecelakaan laut tersebut.

Selain itu, petugas juga turut menghubungi pihak keluarga korban mengenai peristiwa yang menimpa KM Almujib, dan menyerahkan dua jenazah korban untuk dimakamkan.

"Kami masih menyelidiki kapal tongkang yang diduga menabrak KM Almujib, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan korban hilang tenggelam," kata Asep Suryana. 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.