TRIBUNBANYUMAS.COM, BALIKPAPAN – Ambisi PSIS Semarang untuk membawa pulang poin penuh dari markas Persiba Balikpapan harus kandas.
Meski sudah dijanjikan bonus besar oleh Presiden Klub, tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut hanya mampu bermain imbang tanpa gol dalam laga lanjutan pekan ke-21 Championship 2025/2026 di Stadion Batakan, Minggu (1/3/2026) malam.
Hasil imbang 0-0 ini menjadi pukulan telak bagi PSIS yang tengah berjuang keras melepaskan diri dari jeratan zona degradasi.
Tambahan satu poin hanya menempatkan PSIS Semarang di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 16 poin, posisi yang belum aman untuk bertahan di kasta tertinggi.
Baca juga: Babak I Persiba vs PSIS: Duel Keras di Batakan Diwarnai Kartu Kuning, Skor Kacamata Masih Bertahan
Strategi Tak Berjalan Mulus
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengakui bahwa performa anak asuhnya belum mencapai target maksimal.
Beberapa rencana permainan yang telah disusun tidak tereksekusi dengan baik di atas lapangan hijau.
"Terima kasih buat semua pemain yang sudah kerja keras malam ini. Walaupun targetnya kita coba ambil tiga poin, tapi kita tetap syukuri hasil ini," ujar Andri usai pertandingan.
Andri menekankan pentingnya evaluasi cepat mengingat jadwal kompetisi yang semakin padat dan berat.
"Beberapa rencana tim tidak berjalan maksimal. Kami harus segera bangkit dan fokus menatap pertandingan berikutnya," tegasnya.
Baca juga: Wajib Pajak Taat di Jateng Kecewa: Yang Patuh Bayar Mahal, yang Protes Dapat Diskon
Permohonan Maaf Pemain
Kekecewaan serupa dirasakan oleh kiper PSIS, Mario Londok.
Ia mewakili rekan-rekannya menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter karena gagal merealisasikan target kemenangan di Balikpapan.
"Kami dari pemain minta maaf karena target kita di sini harusnya menang, tapi tidak bisa. Ke depan kami akan berusaha untuk lebih baik lagi," ucap Mario dengan nada menyesal.
Kegagalan meraih tiga poin ini sekaligus membuat para pemain kehilangan kesempatan mendapatkan guyuran bonus besar yang sebelumnya dijanjikan oleh manajemen sebagai pemantik motivasi.
Kini, fokus Mahesa Jenar beralih sepenuhnya untuk mengamankan poin di sisa laga demi menghindari ancaman degradasi yang kian nyata. (arl)
Baca juga: Suksesi Takhta Iran: Nama Mojtaba Khamenei Menguat Usai Gugurnya Rahbar di Teheran