Kalahkan Tim Level Liga Champions, Jay Idzes dkk Bikin Sejarah buat Sassuolo
Dwi Widijatmiko March 02, 2026 06:33 AM

X.COM @SASSUOLOUS
Para pemain Sassuolo termasuk Jay Idzes (paling kiri) merayakan kemenangan 2-1 atas Atalanta pada pekan ke-27 Liga Italia, Minggu (1/3/2026) di Mapei Stadium.

BOLASPORT.COM - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyebut tim asuhannya membuat sejarah setelah mengalahkan Atalanta dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (1/3/2026).

Bermain di kandang sendiri pada laga pekan ke-27, Sassuolo mengalahkan Atalanta 2-1.

Lebih mengesankan lagi, hasil itu didapatkan I Neroverdi setelah penyerang Andrea Pinamonti dikartu merah pada menit ke-16 karena melakukan tekel berbahaya.

Kendati kalah jumlah pemain, Jay Idzes dkk. malah unggul lebih dulu 2-0 lewat gol-gol Ismael Kone di menit ke-23 dan Kristian Thorstvedt (69').

Yunus Musah baru bisa memperkecil skor buat Atalanta pada menit ke-88.

Sassuolo mengonfirmasi performa impresifnya sejak akhir Januari.

Mereka berhasil menang 5 kali dalam 6 pertandingan terakhir.

Tim Hijau Hitam sekarang mengoleksi 38 poin untuk berada di posisi ke-8 klasemen Liga Italia.

"Ini pertandingan yang gila," kata Grosso seperti dikutip dari Football Italia.

"Para pemain mencatatkan namanya dalam sejarah klub ini."

Faktanya, sejarah memang berhasil ditorehkan Sassuolo dengan kemenangan atas Atalanta.

Untuk pertama kalinya, I Neroverdi mampu meraih 10 kemenangan dari 27 laga pertama Serie A.

Sassuolo juga akhirnya bisa kembali menang 3 kali berturut-turut di Serie A setelah terakhir melakukannya pada Maret 2023.

Grosso menitikberatkan keberhasilan tim asuhannya mengalahkan rival yang baru saja membuat sensasi di Liga Champions.

Pada tengah pekan lalu, Atalanta menghajar Borussia Dortmund 4-1 untuk lolos ke babak 16 besar UCL sebagai satu-satunya wakil Liga Italia.

"Kami mencari penyempurna perjalanan musim ini dan hasil ini adalah penyempurna yang sangat hebat."

"Lawan kami datang dari Liga Champions, juga sebuah tim yang sangat kuat."

"Bek-bek kami solid, penuh determinasi. Tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit."

Dengan hampir mencapai "angka psikologis selamat dari degradasi" sebanyak 40 poin, posisi Sassuolo terbilang sudah aman.

Mereka bahkan punya peluang mengejar tiket ke kompetisi antarklub Eropa.

"Mudah untuk melupakan bahwa kami datang dari Serie B, jadi tidak gampang untuk membuat lompatan itu," kata Grosso lagi."

"Kita melihat begitu banyak tim mengalami kesulitan."

"Jadi, kami tidak mau sekadar bertahan. Kami tahu setiap pertandingan adalah sebuah kesempatan dan kami akan mengejar poin di semua laga."

"Itu targetnya karena kami sudah hampir sampai ke sana tetapi secara matematis belum aman," pungkas mantan bek Timnas Italia itu. 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.