AS-Israel Serang Iran, WNI Bisa Hubungi Nomor Ini Dalam Situasi Darurat, Berikut Daftarnya
Ferdinand Waskita Suryacahya March 02, 2026 07:52 AM

 

TRIBUNJAKARTA.COM - Warga Negara Indonesia (WNI) dapat menghubungi Hotline Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah dalam kondisi darurat imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Daftar Hotline Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Hotline Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah itu dirilis oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu). 

Daftar nomor darurat tersebut dirilis untuk saluran komunikasi para WNI yang berada di tengah situasi perang AS-Israel dengan Iran.

"Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027," tulis Kementerian Luar Negeri dikutip dari akun instagramnya, Senin (2/3/2026).

NOMOR DARURAT - Lokasi serangan rudal Iran yang menyasar kota Beit Shemesh, Barat Yerusalem, Minggu (1/3/2026). Jumlah korban tewas akibat serangan rudal Iran sejauh ini telah meningkat menjadi 8 warga Israel. Warga Negara Indonesia (WNI) dapat menghubungi Hotline Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah dalam kondisi darurat imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. (Tribunnews.com/Tangkap Layar/Khaberni)

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus menjalin komunikasi secara intensif serta berkoordinasi dengan para WNI di wilayah terdampak.

"Seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat," tulis Kemlu.

Masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif.

WNI juga bisa menghubungi Hotline Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah agar tetap bisa berkomunikasi. 

Berikut daftarnya:

  • KBRI Riyadh: +966 569173990
  • KJRI Jeddah: +966 503609667
  • KBRI Abu Dhabi: +971 566156259
  • KJRI Dubai: +971 564170333 / +971 563322611
  • KBRI Doha: +974 44657945 / 44664981 / 33322875
  • KBRI Kuwait City: +965 97206060 / 97809760
  • KBRI Manama: +973 38791650
  • KBRI Amman: +962 779150407
  • KBRI Baghdad: +964 7769842020
  • KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889 KBRI Beirut: +961 70817310
  • KBRI Damaskus: +963 954444810 

Kementerian Luar Negeri meminta masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif.

"Kementerian Luar Negeri bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan akan terus memantau dan melakukan asesmen secara menyeluruh terhadap dinamika situasi keamanan, kondisi riil di lapangan, serta langkah-langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan guna menyikapi perkembangan situasi ke depan," tulis Kemlu. 

Aksi Balasan Iran

Sementara itu dikutip dari Tribunnews.com, Iran langsung melancarkan aksi balasan atas serangan terkoordinasi Amerika Serikat (AS) dan Israel, Minggu (3/1/2026).

Serangan AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026) ini menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan para pejabat keamanan tinggi Iran.

Adapun serangan balasan Iran telah menargetkan Israel dan aset-aset AS di berbagai negara Timur Tengah, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Oman.

Dalam laporan pembaruannya, Al Jazeera menyebut tiga tentara AS tewas dalam pertempuran dan lima lainnya luka serius setelah serangan Iran di seluruh Timur Tengah, menurut Komando Pusat AS (Centcom).

Serangan balasan Iran juga menyasar langsung Israel.

Sedikitnya sembilan orang tewas dalam serangan rudal Iran di kota Beit Shemesh, Israel.

Abaikan Peringatan Trump

Serangan balasan Iran ini mengabaikan ancaman Presiden AS, Donald Trump yang  memperingatkan Iran bahwa mereka akan dihantam “dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya” jika mereka menyerang “dengan sangat keras hari ini”.

Di sisi lain, unit elite militer Iran, Korps Garda Revolusi bersumpah akan membalas dendam dan mengatakan telah melancarkan serangan terhadap 27 pangkalan yang menampung pasukan AS di Timur Tengah, serta fasilitas militer Israel di Tel Aviv.

Serangan balasan Iran ini membuat seluruh kawasan membara karena sebagian  negara di Timur Tengah menampung sejumlah pangkalan militer AS.

"Ledakan terus terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab," tulis laporan Al Jazeera.

Media pemerintah Iran mengatakan setidaknya 201 orang tewas dalam serangan di 24 provinsi.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Konflik AS–Iran Tak Ganggu Harga Pangan Jakarta, Stok Beras Tembus 100 Ribu Ton
  • Baca juga: Respons Serangan AS-Israel ke Iran, Guru Besar UI Ungkap 4 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah RI
  • Baca juga: Israel-AS Serang Iran hingga Tewaskan Khamenei, Politikus PDIP Desak Indonesia Keluar dari BOP
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.