Menang Telak tapi Lampu Kuning, Benteng Laskar Juaro Masih Keropos Jelang Duel Takhta!
Abdul Hafiz Sripo March 02, 2026 09:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Papan skor di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang mungkin menunjukkan angka telak 3-0 untuk kemenangan Sumsel United atas Sriwijaya FC, Sabtu (28/2). Namun, di balik pesta gol tersebut, Pelatih Kepala Nil Maizar justru tampak gusar. Statistik membuktikan: pertahanan Laskar Juaro sedang dalam mode "bahaya" menjelang laga krusial melawan sang pemuncak klasemen.

Secara kasat mata, Sumsel United tampil perkasa pada laga ke-21 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 dengan penguasaan bola 56 persen dan akurasi umpan mencapai 84 persen. Namun, statistik pertahanan menceritakan kisah yang berbeda.

Meski mencatat clean sheet, gawang yang dikawal Azis Hutagalung dan kolega dibombardir 8 tembakan oleh Sriwijaya FC, di mana 4 di antaranya tepat sasaran. Fakta bahwa lawan mampu melakukan 15 sentuhan di dalam kotak penalti Sumsel United menunjukkan betapa mudahnya lini belakang ditembus.

"Kita akan terus mencari pola terbaik. Lini belakang masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki segera," tegas Nil Maizar dengan nada waspada.
 
Kegalauan Nil Maizar bukan tanpa alasan. Lawan berikutnya adalah Adhyaksa FC Banten, tim yang baru saja mengudeta Garudayaksa FC sang pemuncak klasemen Grup 1 Wilayah Barat dengan 40 poin.

Ada tiga alasan mengapa laga tandang setelah libur Lebaran ini akan menjadi "Neraka" bagi Sumsel United:

Trauma Head-to-Head: Laskar Juaro selalu keok dalam dua pertemuan terakhir melawan tim asuhan Ade Suhendra (skor 1-2 dan 2-1). Kekuatan Mental: Adhyaksa FC datang dengan modal kemenangan comeback atas Persekat Tegal. Efisiensi Mematikan: Jika Sriwijaya FC yang berada di bawah klasemen saja bisa menciptakan 7 peluang, Adhyaksa FC diprediksi akan jauh lebih kejam di depan gawang.

Berdasarkan statistik, meski Sumsel United berhasil melakukan cleansheat dan penguasaan bola sebanyak 56 persen, dengan 329 umpan sukses dari 383 total umpan, dengan akurasi mencapai 84 persen.

Kemudian sukses menciptakan 11 peluang, 8 tembakan tepat sasaran dari  16 kali total tembakan. Lalu melakukan 38 sentuhan di kotak pinalti lawan, 
49 operan sepertiga area pertahanan lawan 12 tekel, 38 intersep dan 29 clearances.

Sriwijaya FC yang memiliki penguasaan bola sebanyak 44 persen, berhasil menerobos lini belakang Laskar Juaro. Dengan melakukan 15 sentuhan di kotak pinalti dan 34 operan di sepertiga area pertahanan yang dijaga Azis Hutagalung dan kawan-kawan.

Hasilnya, tim asuhan pelatih Iwan Setiawan ini berhasil menciptakan 7 peluang, 4 tembakan tepat sasaran dari 8 kali total tembakan ke gawang. Meski tidak ada yang berhasil menjadi gol.

Selain itu, Derry Herlangga dan kawan-kawan juga melakukan 236 umpan sukses dari 334 total umpan, dengan akurasi 79 persen.

Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengakui, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dari tim asuhannya. Meskipun berhasil menang pada dua laga kandang melawan Garudayaksa FC (1-0) dan Sriwijaya FC (3-0).

"Kita akan terus mencari pola permainan terbaik dan memperbaiki kekurangan yang ada, khususnya di lini belakang. Apalagi setelah ini kita akan menghadapi dua pertandingan berat, melawan Adhyaksa FC Banten dan Persiraja setelah libur lebaran dilaga tandang," ungkapnya.

Apalagi seperti diketahui, secara head to head Sumsel United kalah telak dari Adhyaksa FC Banten. Dari dua kali pertemuan sebelumnya, Laskar Juaro selalu takluk dari tim asuhan pelatih Ade Suhendra itu, saat bermain kandang (1-2) dan tandang (2-1).

TAHAN GEMPURAN SUTED - Bek asing asal Inggris Zac Tysono mencoba membantu kiper Sriwijaya FC Rangga Partama menahan gempuran gelandang Sumsel United asal Brasil Diego Pires Dall'Oca di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (28/2/2026) malam. Dalam laga pekan ke-21 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Sumsel United sukses melumat saudara tuanya, Sriwijaya FC, dengan skor mencolok 3-0. Dengan hasil ini Elang Andalas dipastikan degradasi ke Liga 3 (Liga Nusantara).
TAHAN GEMPURAN SUTED - Bek asing asal Inggris Zac Tysono mencoba membantu kiper Sriwijaya FC Rangga Partama menahan gempuran gelandang Sumsel United asal Brasil Diego Pires Dall'Oca di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (28/2/2026) malam. Dalam laga pekan ke-21 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Sumsel United sukses melumat saudara tuanya, Sriwijaya FC, dengan skor mencolok 3-0. Dengan hasil ini Elang Andalas dipastikan degradasi ke Liga 3 (Liga Nusantara). (Sripoku.com/Syahrul Hidayat)

Baca juga: Gerakan Peduli Sriwijaya FC Resmi Ditutup! Serahkan Hasil Penggalangan Donasi Sebelum Derby Sumsel

Dengan 38 intersep dan 29 clearances yang dilakukan di laga terakhir, terlihat jelas betapa sibuknya lini belakang Sumsel United bekerja keras hanya untuk menghalau bola. Melawan Adhyaksa, taktik "sapu bersih" saja tidak cukup. Dibutuhkan ketenangan transisi agar dominasi penguasaan bola tidak berakhir menjadi bumerang serangan balik cepat.

Mampukah Nil Maizar memoles "keroposnya" benteng Laskar Juaro dalam waktu singkat? Ataukah Adhyaksa FC akan kembali mempertegas dominasi mereka atas tim kebanggaan warga Sumsel ini?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.