TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman sukses membalaskan dendam saat mengalahkan Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026.
Dalam laga yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) malam, PSS menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Irvan Mofu pada menit ke-8.
Meski meraih tiga poin penting, Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
“Yang pertama, kita bersyukur atas kemenangan ini. Tetapi, masih banyak catatan-catatan yang akan kita evaluasi karena ketika kita unggul cepat, kita juga banyak ditekan sama Lamongan. Ini yang harus jadi catatan kita,” ujar Ansyari.
Ia tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemainnya yang dinilai tampil maksimal di tengah kondisi fisik yang terkuras, terlebih di bulan Ramadan.
“Tetapi, kita apresiasi dengan kerja keras seluruh pemain. Mereka menampilkan seluruh kemampuannya walaupun masih banyak yang kita lihat cukup kelelahan ya. Kita tahu ini di bulan Ramadan, tetapi mereka bisa bermain dengan intensitas yang tinggi. Ini satu hal yang positif buat kita,” lanjutnya.
Baca juga: PSS Sleman Sukses Balas Dendam ke Persela, Super Elja Dingin di Puncak
Ansyari menegaskan evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan mengingat persaingan ke depan diprediksi semakin ketat.
“Jadi ke depannya tetap ada evaluasi yang menyeluruh buat tim karena pertandingan-pertandingan akan banyak yang saya kira pasti lebih menarik lagi dan pasti juga kita akan banyak ketemu dengan lawan-lawan yang punya kualitas yang bagus. Saya kira itu,” tegasnya.
Sementara itu, pencetak gol kemenangan Irvan Mofu mengakui laga melawan Persela selalu berjalan sulit. Namun ia bersyukur timnya mampu membawa pulang poin penuh.
“Ya, yang kita tahu PSS kalau ketemu Persela itu pasti susah. Persela tim yang bagus, tapi alhamdulillah kita bisa dapat tiga poin di sini, sangat penting karena target kita begitu. Terima kasih,” kata Mofu.
Kemenangan ini tak hanya menuntaskan catatan kurang apik dalam dua pertemuan terakhir melawan Persela, tetapi juga semakin mengokohkan posisi Super Elang Jawa di puncak klasemen Grup Timur.
PSS kini mengoleksi 45 poin dari 21 pertandingan, unggul empat angka atas Barito Putera di posisi kedua serta terpaut lima poin dari Kendal Tornado dan Persipura yang sama-sama mengemas 40 poin di posisi ketiga dan keempat.
Dengan enam laga tersisa, peluang PSS untuk promosi ke kasta tertinggi musim depan pun kian terbuka lebar. (*)