Persik Kediri Kalah Lagi, Pelatih Marcos Akui Tim Kehilangan Semangat
Sri Wahyuni March 02, 2026 01:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kekalahan harus kembali diterima Persik Kediri saat bertandang ke markas Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026. 

Bermain di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam, Persis berhasil mengalahkan Persik dengan skor tipis 2-1.

Sejak awal laga, Persik terlihat kesulitan mengembangkan permainan.

Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui Bruno Gomes pada menit ke-23 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persik.

Meski tertinggal, Persik sempat menunjukkan respons positif.

Gol penyeimbang hadir pada menit ke-31 lewat Jose Enrique yang memanfaatkan peluang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dan sempat memberi harapan bagi tim tamu untuk mencuri poin.

Namun memasuki babak kedua, intensitas permainan Persik justru menurun.

Pelatih kepala Persik, Marcos Reina Torres, secara terbuka mengakui performa anak asuhnya jauh dari ekspektasi.

"Pemain kehilangan semangat dan energi sepanjang laga. Sementara Persis Solo tampil lebih termotivasi. Ini adalah permainan Persik terburuk sepanjang saya menangani Persik Kediri," jata Marcos dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Baca juga: Jadwal Lengkap Liga Inggris Tengah Pekan 4-6 Maret 2026 Live Moji/SCTV Arsenal, Man United, Chelsea

Menurutnya, pendekatan menyerang yang selama ini menjadi ciri permainan Persik tidak berjalan efektif di laga tersebut. 

"Tim sudah bermain dengan pendekatan menyerang baik saat kandang maupun tandang, tetapi tidak maksimal dalam laga kali ini. Kami tidak cukup tajam dan kurang agresif dalam duel-duel penting," tegasnya.

Momentum krusial datang pada menit ke-85 ketika Persik mendapat hadiah penalti usai pemain Persis, Althaf Indie, melakukan handball di garis gawang dan langsung diganjar kartu merah. Situasi itu seharusnya menjadi titik balik bagi Macan Putih.

Namun eksekusi Ezra Walian gagal berbuah gol setelah ditepis kiper Persis Solo. Marcos tak menampik kegagalan tersebut sangat memengaruhi mental timnya. 

"Itu peluang besar yang bisa mengubah hasil. Kegagalan penalti jelas berdampak pada kondisi psikologis pemain di menit-menit akhir," ungkapnya.

Alih-alih berbalik unggul, Persik justru kebobolan satu menit kemudian lewat gol Roman Paparyha pada menit ke-86. Gol itu memastikan kekalahan Persik Kediri.

Marcos menegaskan timnya harus segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh. 

"Tapi kami tidak boleh larut. Kami harus bekerja lebih keras dan memperbaiki mental serta fokus di laga berikutnya," pungkasnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.