TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PSPS Pekanbaru mengakhiri laga ketiga putaran ketiga Championship Liga 2 dengan hasil imbang. Kondisi itu menjadikan Askar Bertuah harus ekstra waspada.
Pasalnya, mereka hanya berjarak dua poin saja dengan Persekat di papan Klasemen. Posisi yang masih mungkin diambil alih oleh Persekat .
PSPS Pekanbaru masih beruntung karena Persekat dikalahkan Adhyaksa FC. Jika saja hasilnya imbang, maka jarak Persekat dengan PSPS Pekanbaru hanya dari poin saja.
Pertandingan keempat akan dilaksanakan pada akhir Maret 2026. Ada waktu yang panjang untuk mempersiapkan. Tim.
Nah, bagi PSPS Pekanbaru tentu saja itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Melihat kekurangan dan bermain lebih efektif.
Melihat bagaimana PSPS Pekanbaru bermain di tiga laga mereka, ada harapan semakin baik. Hanya saja kekurangannya hanya data serang yang tak maksimal.
Tiga laga di putaran tiga berakhir imbang.
Dari tiga laga tersebut PSPS Pekanbaru mencetak tiga gol dan kemasukan tiga gol. Masing-masing imbang 1-1 melawan Persiraja, 2-2 menghadapi Adhyaksa FC dan imbang lawan Garudayaksa FC 0-0.
Artinya daya gedor harus lebih ditingkatkan.
Baca juga: Iran Tak Kunjung Menyerah, Trump Kewalahan dan Kerahkan Bomber Siluman B-2
Baca juga: Personil Polisi di Bengkalis Dipecat, Kapolres: Kalau Tak Sanggup, Ajukan Pensiun Dini
Perombakan sudah dilakukan PSPS Pekanbaru. Sejumlah pemain didatangkan. Bahkan bisa dikatakan PSPS Pekanbaru cuci gudang.
Pemain di putaran ketiga ini merupakan pemain baru. Kualitas mereka lumayan bagus. PSPS berusaha untuk bermain lebih kuat.
Hasilnya memang terlihat dari tiga laga di putaran ketiga. Hanya saja, karena masih banyak yang baru, jadi butuh waktu untuk mendapatkan chemistry.
Seperti penyerang Asir Asiz yang harus sering tandem dengan Antonio Gamaroni pemain asal Brasil. Dengan sering dipasang di lini depan, kemungkinan PSPS Pekanbaru punyabpenyerang hebat akan terbuka lebar.
Untuk lini tengah juga harus terus berbenah dengan saling solid semua pemain. Dan untuk posisi bek atau pemain belakang, PSPS Pekanbaru harus perhatikan pemain yang solid.
Pasalnya, sampai kini, PSPS Pekanbaru telah kebobolan sebanyak 38 gol dan memasukkan 32 gol. Itu jumlah yang tidak berimbang.
Kini depan harus terus mengasah kekompakan. Aji Santoso harus tahu mana tandem yang bisa diandalkan untuk jangka panjang.
Melihat potensi Asir Azis tentu ada harapan PSPS mampu menghadirkan banyak gol dan kemenangan. Namun, itu harusnya didukung solidnya semua pemain.
Adhyaksa 40 poin
Garudayaksa 38 poin
Sumsel United 37 poin
Bekasi City 36 poin
Persiraja 31 poin
PSMS Medan 29 poin
Persikad 26 poin
PSPS Pekanbaru 24 poin
Persekat 22 poin
Sriwijaya FC 2 poin
PSPS Pekanbaru harus tancap gas di bulan Maret. PSPS Pekanbaru akan terbang ke Sumatera Utara untuk menghadapi PSMS Medan.
Dua tim ini sudah sangat sering bertemu. Dan tentu saja pengalaman pertemuan tersebut menjadikan laga akan berlangsung ketat.
Posisi saat ini PSMS Medan sedikit lebih baik dibandingkan PSPS Pekanbaru. Maka wajar jika PSMS Medan diunggulkan pada pertandingan yang direncanakan tanggal 28 Maret 2026.
Usai menghadapi PSMS Medan, skuat Askar Bertuah akan terbang ke Palembang menghadapi Sriwijaya FC. Kemudian balik lagi ke Pekanbaru untuk menjamu Persikad Depok.
Dua tandang harus bisa dimanfaatkan dengan baik. PSPS Pekanbaru harus mendapatkan tiga poin jika ingin aman posisi di papan klasemen.(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)