Masuk RPJMD 2025–2029, Dishub Tangsel Tambah 10 Bus Sekolah Gratis dan Perluas Rute Perjalanan
Ahmad Tajudin March 02, 2026 02:01 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Dishub Tangsel) merancang penambahan 10 unit Angkutan Sekolah Gratis sekaligus perluasan rute layanan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2025–2029. 

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pelajar serta memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi dan inklusif.

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, tingginya minat dan kebutuhan masyarakat menjadi dasar perencanaan penambahan armada tersebut.

“Kami melihat tingkat keterisian armada sangat tinggi setiap hari sekolah. Ini menunjukkan kebutuhan riil di lapangan. Karena itu, dalam RPJMD 2025–2029 kami merencanakan penambahan 10 unit bus sekaligus pengembangan rute baru agar layanan semakin merata,” ujar Ayep kepada TribunBanten.com, Senin (2/3/2026).

Saat ini, lanjut Ayep, layanan Angkutan Sekolah Gratis di Tangerang Selatan melayani 9 rute dengan 10 unit armada. Enam rute diperuntukkan bagi siswa reguler dan tiga rute bagi siswa berkebutuhan khusus.

anak-anak naik bus sekolah gratis
BUS SEKOLAH - Potret anak-anak sekolah di Tangerang Selatan naik Bus Sekolah Gratis milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Ayep mengungkapkan, sepanjang 2025, jumlah penumpang tercatat mencapai 98.066 siswa atau meningkat 131 persen dibandingkan 2024. 

"Rata-rata sekitar 480 siswa memanfaatkan layanan tersebut setiap hari sekolah," katanya.

Menurut Ayep, selain mendukung keselamatan pelajar, program ini juga berdampak positif terhadap kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

“Program ini bukan hanya soal antar-jemput siswa, tetapi juga bagian dari strategi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di kalangan pelajar," ucapnya.

"Kami mencatat ada penurunan V/C Ratio sekitar 5 persen di beberapa titik pada jam sibuk,” jelasnya.

Ayep lantas menyebut, bahwa pada Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan subsidi sebesar Rp3,67 miliar untuk operasional layanan Angkutan Sekolah Gratis. 

Manfaat ekonominya diperkirakan mencapai Rp2,45 miliar dari sisi penghematan biaya transportasi masyarakat.

Ayep menegaskan, penambahan armada dan rute baru menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pelajar di Kota Tangerang Selatan.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Tangsel memiliki akses transportasi yang aman dan layak menuju sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan dan masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Baca juga: Agenda Senin, Wali Kota Tangsel Ikuti Kajian Ramadhan, Wakil Wali Kota Hadiri Rapat Adiwiyata 

Berikut merupakan rute untuk siswa regular, melayani:

1. Vila Melati Mas-Tandon Ciater (1 Bus melayani 17 sekolah)

2. Halte Polsek Serpong Pamulang Permai (1 Bus melayani 27 sekolah)

3. Permata Pamulang-Kel. Cirendeu (1 Bus melayani 9 sekolah)

4. Bus Stop JPO Teras Kota Paku Jaya (2 Bus melayani 8 sekolah) 5. Kantor Kecamatan Pondok Aren- SMP Negeri 5 Kota Tangerang Selatan (1 Bus melayani 9 sekolah)

6. Perumahan Pondok Kacang Prima Smpn 14 Tangerang Selatan (1 Bus melayani 8 sekolah)

Sedangkan rute untuk siswa berkebutuhan khusus melayani:

1. Perumahan South City - SKH Negeri 01 Kota Tangsel (1 Bus melayani 1 sekolah)

2. Bus Stop Sasak Tinggi - SKH Negeri 01 Kota Tangsel (1 Bus melayani 1 SKH & 2 sekolah)

3. Pamulang Square-Skh Assalam 01 & 02 (1 Bus melayani 2 sekolah.

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.