BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kreativitas memanfaatkan limbah organik rumah tangga mengantarkan anggota Bhayangkari Cabang Kabupaten Bangka menciptakan inovasi ramah lingkungan berupa eco enzyme. Cairan serbaguna tersebut berhasil dipanen setelah melalui proses fermentasi dan menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Ketua Bhayangkari Cabang Bangka, Safira Deddy, mengatakan eco enzyme merupakan hasil fermentasi limbah dapur seperti kulit buah dan sisa sayuran yang dicampur dengan gula merah atau molase serta air.
Eco enzyme memiliki berbagai manfaat, mulai dari pupuk alami, pembersih organik, hingga pengurai limbah yang dapat membantu menjaga keseimbangan lingkungan.
"Panen eco enzyme ini merupakan hasil dari proses fermentasi limbah organik rumah tangga seperti sisa buah dan sayuran yang diolah menjadi cairan multifungsi ramah lingkungan,” kata Safira Deddy, Senin (2/3/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Cabang Bangka turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga serta mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna.
“Selain sebagai bentuk edukasi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antaranggota Bhayangkari serta mendukung program kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)