Rumah Minten di Ponorogo Hancur Imbas Ledakan Petasan, Ternyata Markas Pembuatan Mercon, Anak Tewas
Febriana Nur Insani March 02, 2026 03:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Bermain petasan memang kerap diidentikan dengan Ramadan, tak heran kalau banyak penjual petasan yang bertebaran menjajakan dagangannya.

Sayangnya, ada segelintir orang yang tidak berhati-hati ketika menjual petasan hingga menimbulkan petaka. Itulah yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur berikut ini.

Petasan diduga menjadi pemicu ledakan di rumah warga bernama Minten.

Ledakan tersebut menyebabkan satu orang tewas. Korban ternyata merupakan anak dari Minten.

Sementara dua orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Belakangan terkuak kalau warga sebenarnya sudah sering mengingatkan Minten terkait aktivitas merakit petasan.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan oleh Minten.

Pada akhirnya musibah ledakan pun terjadi pada Minggu (1/3/2026).

Tim Gegana Brimob Polda Jatim diterjunkan untuk melakukan investigasi di rumah Minten.

Apa sebenarnya pemicu ledakan?

Baca juga: Percikan Petasan Hanguskan Desa Muara Adang, 34 Rumah Terbakar

INVESTIGASI - Tim Gegana Brimob Polda Jatim saat investigasi ledakan petasan di rumah Minten, Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (2/3/2026). Warga menyebut rumah Minten sebagai markas pembuatan petasan. (Tribun Jatim Network / Pramita Kusumaningrum)

Kronologi Ledakan

Ledakan petasan di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kauman, Ponorogo, Jawa Timur menewaskan satu orang pelajar SMP, Minggu (1/3/2026).

Ledakan tersebut terjadi di rumah salah satu warga bernama Minten, dan korban tewas adalah putra dari pemilik rumah.

Pihak kepolisian menduga, ledakan terjadi saat petasan atau mercon sedang dirakit.

Seorang warga sekitar, Bonari mengatakan, ternyata lokasi ledakan merupakan markas perakitan petasan.

Kepada TribunJatim.com, ia mengatakan bahwa para tetangga sudah sering kali mengingatkan Minten untuk tak merakit petasan.

"Kami menyebutnya markas. Bukan sekali dua kali, sudah sering terjadi selalu bikin merakit petasan," ungkap Bonari.

Ia mengatakan, warga sudah berkali-kali menegur namun tak digubris oleh pemilik rumah.

Hingga akhirnya terjadi ledakan pada Minggu (1/3/2026) yang menewaskan anak pemilik rumah.

Bahkan, ada dua orang lainnya yang dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar.

Kasus ini  jadi sorotan karena penyalahgunaan bahan pembuat petasan sudah diatur dalam pasal  306-308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang baru.

Baca juga: Villa di Bali Kebakaran Diduga dari Petasan Tahun Baru, Sekuriti Sudah Tegur Tak Nyalakan di Dalam

INVESTIGASI - Tim Gegana Brimob Polda Jatim investigasi ledakan petasan di rumah Minten, Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (2/3/2026). Warga menyebut rumah Minten sebagai markas pembuatan petasan.
INVESTIGASI - Tim Gegana Brimob Polda Jatim investigasi ledakan petasan di rumah Minten, Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (2/3/2026). Warga menyebut rumah Minten sebagai markas pembuatan petasan. (Tribun Jatim Network / Pramita Kusumaningrum)

Ancaman hukuman bagi pelanggar adalah hukuman penjara hingga 15 tahun.

Tak hanya itu, aturan terkait petasan juga tertuang dalam UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Peraturan Kepala Polri (Perkapolri) Nomor 17 Tahun 2017 yang mengatur soal kembang api.

Bonari menambahkan, ledakan terjadi sangat keras.

"Bukan keras lagi, soalnya rumah saya dekat,"

"Kirain ban meletus nggak tahunya asap mengepul. Keras banget, dahsyat," tambah Bonari.

Menurut Bonari, rumah Minten menjelang lebaran pasti dipakai untuk membuat petasan maupun balon udara.

"Dapat bahan peledak dari mana? Kurang tahu itu masih ditelusuri infonya itu. Di sini jadi markas,"

"Jelang Lebaran, sudah sering diperingatkan, tapi tidak digubris," ungkapnya.

Gegana Brimob Lakukan Olah TKP

Tim Gegana Brimob Polda Jatim pun diturunkan untuk melakukan investigasi.

TKP sudah mulai disisir sejak pukul 07.00 WIB, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Wanita China Terluka Setelah Memakan Petasan yang Ia Kira Permen, Kemasannya Mirip Makanan

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur, Kompol Dyan Vicky Sandi mengonfirmasi hal tersebut.

Ia menuturkan, seluruh rumah Minten disisir, dari halaman hingga dalam rumah.

"Iya ini kami melakukan investigasi dari Tim Gegana Brimob Polda Jatim," ujarnya, dikutip dari TribunJatim.com.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, semua barang bukti masih diidentifikasi.

"Dari Gegana di Brimob juga turun. Nanti hasilnya akan kita sampaikan setelah kita data semua dari Puslabfor Polda,” kata AKBP Andin Wisnu.

(TribunTrends.com)(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.