Abon MBG di Mamuju Tengah Diduga Berulat, GMNI Soroti Kualitas Menu dan Standar Gizi
Nurhadi Hasbi March 02, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju Tengah (Mateng) menyoroti kualitas menu dan standar gizi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di bulan Ramadan.

Pasalnya, pada hari ini, Senin (2/3/2026), GMNI mendapat laporan telah ditemukan salah satu menu MBG dalam kondisi berulat.

"Menu abonnya diduga berulat," jelas Gibran AP, Ketua DPC GMNI Mamuju Tengah, dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Tiga Sekolah di Desa Pakawa Pasangkayu Belum Pernah Terima MBG, Dapur Sudah Jadi Sejak Desember 2025

Baca juga: Orangtua Siswa di Pasangkayu Protes Menu MBG Ramadan, Hampir Semua Tak Dimakan saat Buka Puasa

Temuan tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa yang mengonsumsinya.

Gibran mengecam keras kejadian tersebut dan meminta pihak terkait segera bertanggung jawab.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini," tegasnya.

Menurutnya, makanan yang disajikan kepada siswa seharusnya memenuhi standar kebersihan dan kelayakan konsumsi.

"Fakta bahwa ditemukan dalam kondisi berulat adalah bentuk kelalaian serius," kesalnya.

Menurutnya, penyediaan makanan kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan program, melainkan menyangkut aspek kesehatan, keselamatan, dan tanggung jawab moral.

GMNI Desak Evaluasi

DPC GMNI Mateng mendesak pihak penyedia dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan dan distribusi menu MBG.

Selain itu, GMNI juga meminta adanya klarifikasi terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.

"Kami meminta agar makanan yang diduga tidak layak konsumsi segera ditarik dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Jika terdapat unsur kelalaian, maka harus ada pertanggungjawaban yang jelas," tambahnya.

GMNI Mamuju Tengah menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada jaminan bahwa kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Laporan Wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.