Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminjamkan mobil dinas Toyota Alphard miliknya kepada Wali Kota Banjar, Sudarsono, di tengah ramainya pengadaan kendaraan dinas di sejumlah daerah.
Dikatakan Dedi, Alphard yang digunakan Wali Kota Banjar bukan hasil pembelian baru dari APBD, tapi kendaraan dinas Gubernur yang diberikan untuk menunjang mobilitas Wali Kota Banjar.
“Kalau Wali Kota Banjar pakai Alphard itu bukan beli, tapi pemberian dari saya,” ujar Dedi, dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, Sudarsono sempat mengeluhkan mobil dinas lama yang kerap mogok. Sementara kondisi anggaran Pemerintah Kota Banjar, tengah dalam kondisi terbatas sehingga pembelian kendaraan baru tidak mungkin dilakukan.
“Kasihan tidak boleh membeli mobil dinas, nggak ada anggarannya. Mobilnya mogok, nih saya kasih dari Provinsi,” katanya.
Baca juga: Waktu Imsakiyah 12 Ramadan 1447 H/2 Maret 2026 Untuk Kota Banjar
Dedi menilai tidak ada persoalan jika kendaraan tersebut dipinjamkan untuk mendukung tugas pemerintahan.
“Mobil saya kasih pinjam, kecuali pacar nggak akan dipinjamkan," ucapnya.
Sebelumnya, saat awal menjabat sebagai Gubernur Dedi mencoret anggaran pengadaan mobil dinas baru. Lalu, ada juga anggaran baju dinas dan kunjungan luar negeri yang diputuskan untuk ditiadakan.
"Misalnya anggaran baju dinas saya dihapus, anggaran baju dinas Gubernur Jawa Barat Rp150 juta lebih dinolkan, anggaran kunjungan luar negeri Rp1,5 miliar dinolkan, anggaran perjalanan dinas Rp1,8 miliar disisain hanya Rp700 juta. Hilang hampir 40 persen," katanya.
Saat membedah garasi Gubernur di Gedung Pakuan, Dedi juga memilih membagikan mobil dan motor dinas pada Sekda, Kepala Biro dan staf bagian umum. Dedi mengaku sudah cukup menunggang kendaraan pribadinya. (*)
Baca juga: Jadwal Imsakiyah 12 Ramadan 1447 H/2 Maret 2026 di Kota Banjar