Brigade Qassam Kecam Pihak yang Ragukan Dukungan Ayatullah Ali Khamenei untuk Palestina: Dia Martir
Malvyandie Haryadi March 02, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok perlawanan Palestina: Brigade Qassam dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) memberikan pernyataan mereka atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Ayatullah Ali Khamenei diketahui tewas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran, termasuk Ibu Kota Teheran. 

Dalam serangan yang berlangsung Sabtu pagi (28/2/2026) waktu setempat tersebut dilaporkan AS-Israel melepaskan ratusan rudal jarak jauh.

Brigade Al Qassam memulai pernyataannya dengan mengecam pihak-pihak yang masih mengkritik dan mempertanyakan komitmen Ayatullah Ali Khamenei serta Iran dalam mendukung perjuangan Palestina.

“Pemimpin yang gugur, Ali Khamenei, adalah pendukung utama poros perlawanan dan Palestina beserta para mujahidinnya. Bagaimana mungkin (ada yang mengatakan) sebaliknya. Segala hal telah ditawarkan Republik Islam selama beberapa dekade, baik dukungan dan bantuan kepada rakyat dan perlawanan kami”.

Berikut pernyataan Brigade Al Qassam

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu telah mati. Sesungguhnya mereka hidup di sisi Tuhan mereka dan mendapat rezeki.”

Pernyataan militer yang dikeluarkan oleh : Brigade Al-Qassam.

Dengan bangga dan hormat, pimpinan Brigade Al-Qassam menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Islam kita dan kepada pimpinan Republik Islam serta rakyatnya yang bersaudara atas gugurnya:

Yang Mulia Sayyid Ali Khamenei,
Pemimpin Revolusi Islam di Iran dan saudara-saudaranya dalam kepemimpinan, terutama:

  • Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh (Menteri Pertahanan Iran)
  • Ali Shamkhani (Sekretaris Dewan Pertahanan Iran)
  • Mayor Jenderal Mohammad Pakpour (Komandan Garda Revolusi Iran)
  • Mayor Jenderal Abdul Rahim Mousavi (Kepala Staf Umum Iran)

Mereka tewas akibat agresi Zionis-Amerika terhadap Iran.

Pemimpin yang gugur sebagai martir, Ali Khamenei, adalah pendukung utama poros perlawanan dan Palestina beserta para mujahidinnya. 

Bagaimana mungkin sebaliknya, ketika semua dukungan dan bantuan yang diberikan Republik Islam selama beberapa dekade kepada rakyat dan perlawanan kami, masih ada yang meragukan itu semua.

Brigade Al-Qassam beroperasi sepenuhnya atas keputusan langsung dan berada di bawah perlindungan penuh pemimpin mereka. 

Dukungan besar terhadap gerakan perlawanan ini menjadi faktor mendasar yang berkontribusi pada perkembangan strategi dan taktik, hingga melahirkan kreativitas luar biasa dalam operasi “Banjir Al-Aqsa” serta keteguhan legendaris selama dua tahun menghadapi kekuatan penindasan terkuat di kawasan.

Pemimpin yang gugur, Ali Khamenei, bersama saudara-saudaranya menyadari bahwa sikap berani dan dukungan teguh terhadap Palestina tidak datang tanpa harga. 

Meski demikian, mereka tetap menentang Zionis dan Amerika Serikat, menerjemahkan kecintaan kepada Palestina dan dukungan bagi rakyat serta para mujahidin ke dalam pengorbanan nyata, bergabung dengan barisan para martir dan pejuang besar yang rela menyerahkan nyawa demi Allah di jalan menuju Yerusalem.

Pengorbanan besar ini diyakini tidak akan melemahkan Republik Islam, angkatan bersenjata, maupun Garda Revolusioner. Sebaliknya, hal itu akan memperkuat ketahanan mereka dan menjadi momentum untuk membuat Zionis membayar mahal atas kejahatan terhadap bangsa serta pembantaian terhadap rakyat Palestina.

Keyakinan yang dipegang adalah bahwa kesombongan dan superioritas musuh hanyalah pendahuluan bagi kehancuran dan pelemahan mereka. Bagi Allah, hal itu bukanlah sesuatu yang sulit.

Ini adalah perjuangan untuk meraih kemenangan atau mati syahid.

Brigade Al-Qassam – Palestina
Minggu, 12 Ramadan 1447 Hijriah
Sesuai dengan tanggal 01/03/2026 Masehi

Siapa Brigada Al Qassam?

Qassam Brigades atau Izz al-Din al-Qassam Brigades adalah sayap militer dari kelompok Hamas yang berbasis di Gaza. Mereka dibentuk pada awal 1990-an dan sejak itu menjadi kekuatan utama dalam perlawanan bersenjata terhadap Israel.

Profil Singkat

  • Didirikan: 1991–1992
  • Basis: Jalur Gaza
  • Jumlah anggota: Diperkirakan 25.000–30.000 pejuang aktif
  • Ideologi: Islamisme Sunni, nasionalisme Palestina, anti-Zionisme, dan perjuangan untuk penentuan nasib sendiri Palestina

Belasungkawa dari PLFP

Tak hanya Brigade Al Qassam, Front Populer Perjuangan Palestina (PLFP) berduka atas wafatnya Ayatullah Ali Khamenei, dan sekelompok pemimpin Iran akibat serangan Israel dan Amerika Serikat.

Berikut pernyataannya:

Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pemimpin dan pejuang besar, Ayatullah Ali Khamenei, pembimbing Revolusi Iran, bersama sejumlah pemimpin militer dan politik yang gugur dalam serangan pasukan aliansi Zionis–imperialis.

Kepergian Khamenei merupakan kehilangan besar bagi kekuatan perlawanan global yang berjuang mematahkan hegemoni Amerika dan melawan proyek Zionis. 

Almarhum mengabdikan hidupnya di garis depan perlawanan terhadap ekspansi dan dominasi, serta selama tiga dekade berupaya mengokohkan posisi Republik Islam sebagai negara dengan pengaruh regional yang seimbang dan sebagai basis dukungan bagi gerakan pembebasan nasional, khususnya perlawanan Palestina.

PFLP menilai bahwa munculnya para pemimpin di medan konfrontasi menandai tahap baru dalam konflik terbuka. Setiap kali kekuatan pengkhianat berusaha melemahkan revolusi, semangat perlawanan justru semakin kuat. 

Darah para martir menjadi kenangan hidup yang mendorong tekad lebih besar untuk melawan kolonialisme dan agresi Zionis. Kebijakan pembunuhan tidak akan memadamkan kehendak rakyat, melainkan memperkuat ketahanan dan mengubah kehilangan menjadi energi perlawanan.

Iran, dengan lembaga yang mapan dan rakyat yang solid, diyakini mampu mengatasi kehilangan ini, mengisi kekosongan kepemimpinan, dan tetap mempertahankan pendekatan revolusioner.

Siapakah PFLP?

Popular Front for the Liberation of Palestine (PFLP) adalah salah satu organisasi politik dan militer Palestina yang berdiri pada Juli 1967. 

Organisasi ini lahir dari Arab Nationalist Movement (ANM), sebuah gerakan nasionalis Arab yang aktif sejak awal 1960-an.

Profil Singkat

  • Pendiri: George Habash
  • Sekretaris Jenderal saat ini: Ahmad Sa’adat (dipenjara di Israel)
  • Basis utama: Damaskus, Suriah
  • Sayap militer: Abu Ali Mustafa Brigades
  • Ideologi: Marxisme–Leninisme, sosialisme revolusioner, nasionalisme Palestina, anti-imperialisme, anti-Zionisme, pan-Arabisme
  • Posisi politik: Kiri jauh (far-left)

Afiliasi: Bagian dari Palestine Liberation Organization (PLO)

PFLP menolak solusi dua negara, lebih mendukung satu negara Palestina sekuler yang mencakup seluruh wilayah bersejarah Palestina.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.