Tiba Waktu Buka Puasa Ramadan Hari ini Palangka Raya Kalteng dan Banjarmasin Kalsel Senin 2 Maret
Nia Kurniawan March 02, 2026 06:05 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Jadwal buka puasa Ramadan 1447 H seluruh Kalimantan Tengah, cek Palangka Raya, Banjarmasin dan sekitarnya di Kalimantan Selatan hari ini Senin 2 Maret 2026.

Juga waktu Imsak Banjarmasin Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Berikut ini beberapa doa yang dianjurkan untuk berbuka puasa Ramadhan.

Baca juga: Prediksi Harga Emas Efek Perang Iran vs AS-Israel Besok Selasa 3 Maret 2026, cek Hari ini 2 Maret

Doa pertama: “Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.” 

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, denganMu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."

Doa kedua: "Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Sami’ul ‘Alim."

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu kami berpuasa, atas rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (HR. Ibnu Sunni dan lainnya) 
 
Doa ketiga: “Allahumma inni as-aluka bi rohmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfirolii.” 

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang mencakup segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku." 

Doa keempat: "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu". 

Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka".

LINK Jadwal Palangka Raya Kalteng dan kabupaten lainnya

Link jadwal Banjarmasin Kalsel dan sekitarnya

Agar puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, maka lakukan tiga amalan utama berikut ini.

Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus.

Ada kurikulum khusus yang wajib diterapkan sejak, bahkan sejak awal bulan puasa.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, jawabannya ada di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183. 

Di akhir ayat tersebut, Allah SWT berfirman "la'allakum tattaqun".

Kata "la'alla", dalam ilmu tafsir dan nahwu disebut harfut tarajji. Artinya, sebuah harapan atau keinginan besar yang hanya bisa dicapai dengan kesungguhan.

"Harapan itu tidak mungkin bisa dicapai kecuali dengan kesungguhan. 

Jadi ketika Allah menutup ayat puasa dengan kata la'allakum, seakan memberi pesan tidak semua orang puasa akan mendapatkan kenaikan takwa dan jaminan kemuliaan.

Kecuali orang yang serius puasanya," kata Ustaz Adi Hidayat dalam tayangan YouTube Adi Hidayat Official yang Grid.ID kutip, Kamis (26/2/2026).

Tiga amalan utama yang jadi kurikulum ibadah Nabi Muhammad SAW:

1. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Salat

Jangan hanya puas dengan salat fardu, usahakan tambah dengan salat sunnah. 

Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya salat sunnah Rawatib yang jumlahnya 12 rakaat (2 rakaat sebelum Subuh, 4 sebelum Zuhur.

2 sesudah Zuhur, 2 sesudah Magrib, dan 2 sesudah Isya). Pahalanya dijanjikan dibangunkan satu rumah di surga.

Selain itu, maksimalkan salat sunnah mutlak dan salat Dhuha yang keutamaannya terbagi jadi tiga waktu:

- Awal Dhuha (Syuruq): Dikerjakan sekitar 1,5 jam setelah subuh (2 rakaat). Pahalanya senilai haji dan umrah sempurna.

- Pertengahan Dhuha: Sekitar jam 8-10 pagi (2-4 rakaat). Keutamaannya bisa mengganti kewajiban zikir seluruh sendi tubuh dan menghambat datangnya musibah.

- Akhir Dhuha: Jam 10-11 siang menjelang Zuhur (2-8 rakaat). Waktu terbaik untuk mempermudah datangnya rezeki.

Tentunya, jangan tinggalkan salat qiyamullail seperti Tarawih, Tahajud, dan Witir di malam hari.

2. Membaca Al-Qur'an

Selama Ramadhan, jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat terdekat. Ada dua cara berinteraksi dengan Al-Qur'an:

- Qira'ah (Membaca): Pasang target minimal khatam 1 juz per hari. Agar lebih mudah, Ustaz Adi Hidayat memberikan trik jitu, yakni bagi 1 juz ke dalam 5 waktu salat fardu. Jadi, cukup baca 14 ayat sebelum salat dan 14 ayat sesudah salat.

- Tilawah (Mengkaji): Tidak hanya dibaca, ikutlah majelis kajian atau tafsir. Orang yang mengkaji Al-Qur'an akan diberikan rahmat, ketenangan jiwa (sakinah), didoakan malaikat, dan namanya dibanggakan oleh Allah SWT.

3. Siapkan Harta untuk Infaq dan Sedekah

Siapa bilang sedekah harus menunggu kaya raya? Di bulan Ramadhan, pahala sedekah dilipatgandakan 700 kali lipat, bahkan lebih.

Ustadz Adi Hidayat menyarankan kita untuk menyusun budget atau anggaran infaq, bahkan sebelum Ramadhan tiba. Tidak harus berupa uang jutaan rupiah. 

Bisa dengan menyumbangkan sekotak kurma, jeruk, atau bahkan sebotol air mineral ke masjid untuk orang yang berbuka puasa. (Tribunkalteng.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.