TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Di tengah dampak serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran, Kantor Kementerian Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten OKU Timur Kabupaten OKU Timur memastikan hingga saat ini belum ada laporan warga OKU Timur jemaah umrah yang tertahan di Makkah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten OKU Timur, H. Muhammad Husni, S.E., M.M., menegaskan pihaknya belum menerima informasi resmi dari pemerintah pusat terkait adanya jemaah yang terdampak.
Ia juga memastikan, khusus untuk warga OKU Timur, belum ada laporan jemaah umrah yang tidak dapat kembali ke Tanah Air akibat situasi tersebut.
“Untuk warga OKU Timur, sampai saat ini belum ada,” tegasnya.
Baca juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jemaah Umrah Asal Palembang Tetap Normal
Terkait kemungkinan dampak terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Husni mengajak seluruh calon jemaah untuk tetap tenang dan mempercayakan proses kepada pemerintah.
“Kita sama-sama berdoa semoga perhelatan haji tahun 2026 berjalan dengan lancar sesuai harapan, berjalan kondusif tanpa hambatan apa pun,” katanya.
Ia menambahkan, hingga kini tahapan persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) OKU Timur tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Saat ini, para calon jemaah haji OKU Timur memasuki tahap penting dalam rangkaian persiapan, yakni proses vaksinasi meningitis. Vaksinasi tersebut mulai dilaksanakan hari ini dan dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan OKU Timur.
“Calon jemaah haji OKU Timur saat ini tahap proses vaksin meningitis. Baru mulai hari ini yang dijadwalkan Dinas Kesehatan OKU Timur,” jelas Husni.
Vaksin meningitis merupakan salah satu syarat wajib bagi jemaah haji sebelum keberangkatan ke Arab Saudi, sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit menular selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Dengan belum adanya laporan jemaah terdampak serta tahapan persiapan yang terus berjalan, Kantor Kementerian Agama OKU Timur memastikan seluruh proses tetap terkendali sambil menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait perkembangan situasi internasional.
Pada tahun 2026, pelaksanaan vaksinasi jemaah haji di Kabupaten OKU Timur akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Vaksinasi akan dimulai pada Senin, 2 Maret 2026, untuk jemaah yang berasal dari Puskesmas Kotabaru, dengan pelaksanaan di Puskesmas Kotabaru sendiri.
Keesokan harinya, Selasa, 3 Maret 2026, giliran jemaah dari Puskesmas Sukaraja mendapatkan layanan vaksinasi di lokasi yang sama, Puskesmas Sukaraja. Selanjutnya, pada Rabu, 4 Maret 2026, vaksinasi akan dilakukan untuk jemaah dari Puskesmas Batumarta VIII di Puskesmas Batumarta VIII.
Pada Kamis, 5 Maret 2026, jemaah asal Puskesmas Rawabening akan menjalani vaksinasi di Puskesmas Rawabening.
Setelah jeda beberapa hari, vaksinasi akan dilanjutkan pada Senin, 9 Maret 2026, dan Selasa, 10 Maret 2026, untuk jemaah dari Puskesmas Gumawang, dengan pelaksanaan di Puskesmas Gumawang.
Pada Rabu, 11 Maret 2026, giliran jemaah dari Puskesmas Nusabakti mendapatkan vaksinasi di Puskesmas Nusabakti.
Pelaksanaan vaksinasi akan ditutup pada Kamis, 12 Maret 2026, untuk jemaah asal Puskesmas Purwodadi, dengan lokasi di Puskesmas Purwodadi.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel