TRIBUNWOW.COM - Cedera yang dialami Robert Lewandowski menjadi pukulan besar bagi Barcelona jelang laga penting kontra Atletico Madrid di Camp Nou dalam ajang Copa del Rey pada Rabu (4/3/2026).
Situasi ini bukan hanya mengganggu stabilitas lini depan, tetapi juga memaksa Hansi Flick selaku pelatih Barcelona melakukan penyesuaian taktik dalam waktu singkat.
Absennya Robert Lewandowski tentu memengaruhi skema serangan yang selama ini bertumpu pada ketajaman dan pengalamannya.
Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitas mereka di level tertinggi.
Baca juga: Hasil Liga Spanyol Pekan 23: Lamine Yamal Hattrick, Barcelona Kalahkan Villarreal, Atletico Menang
Media tersebut menjelaskan bahwa sang penyerang segera menjalani pemeriksaan medis lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan cedera.
Barcelona menegaskan bahwa ia dipastikan absen dalam pertandingan Copa del Rey melawan Atletico Madrid karena kondisi tersebut.
Barca Universal juga menyoroti bahwa cedera ini datang pada momen yang kurang ideal bagi tim yang tengah mengejar target di beberapa kompetisi sekaligus.
Laporan itu menyebut, staf medis Barcelona akan memantau respons pemulihan dari cedera tulang di area mata sebelum menetapkan tanggal pasti kembalinya sang pemain.
Dengan asumsi pemulihan berjalan lancar, ia berpotensi melewatkan laga-laga penting di ajang Copa del Rey dan La Liga dalam periode tersebut.
Marca menekankan bahwa keputusan akhir soal kapan Lewandowski kembali merumput akan sangat bergantung pada keamanan pandangan dan kenyamanan fisiknya saat berduel di udara.
Dalam unggahan akun X resmi Barcelona @FCBarcelona, Minggu (1/3/2026), menegaskan diagnosis cedera Lewandowski dan memastikan absennya sang penyerang pada laga melawan Atletico Madrid.
Dalam unggahan itu, klub menyampaikan bahwa tes medis mengonfirmasi adanya patah tulang pada bagian rongga mata kiri.
Dengan absennya Lewandowski, opsi paling logis yang diprediksi naik sebagai ujung tombak adalah Ferran Torres.
Barca Universal menyebut bahwa Torres kini menjadi satu-satunya penyerang murni yang tersedia untuk laga penentuan melawan Atletico Madrid.
Oleh karena itu, secara taktis ia hampir pasti dipasang sebagai nomor 9 dalam struktur serangan utama.
Pola ini sejalan dengan beberapa laga sebelumnya, ketika Torres kerap dipakai sebagai penyerang tengah saat Lewandowski tidak bermain
Keunggulan utamanya adalah mobilitas tinggi, kemampuan menyerang ruang, dan kesanggupan turun menjemput bola untuk membuka ruang bagi winger.
Selain Ferran Torres, kemungkinan lain yang banyak dibahas adalah pergeseran peran Joao Felix menjadi lebih sentral.
Dalam beberapa analisis taktik, Felix dinilai mampu bermain sebagai false nine atau second striker yang bergerak di antara lini.
Peran ini membuatnya bisa memberikan kreativitas tambahan dan koneksi lebih halus dengan gelandang serang.
Baca juga: Preview Real Madrid Vs Getafe: Wajib Menang demi Tempel Barcelona di Klasemen, Simak Head to Headnya
Pendekatan ini akan membuat Barcelona lebih mengandalkan kombinasi permainan pendek dan pergerakan antar lini, dibanding sekadar target man klasik di kotak penalti.
Skema ini bisa dipakai terutama jika pelatih ingin mempertahankan tiga penyerang namun menambah dimensi kreatif di tengah absennya figur finisher utama seperti Lewandowski.
Di luar dua nama tersebut, kedalaman skuad membuat beberapa pemain lain juga berpotensi mendapat menit lebih banyak sebagai bagian dari solusi kolektif, bukan pengganti tunggal.
Lamine Yamal, yang tengah dalam performa bagus, kemungkinan diberi peran lebih besar dari sisi sayap untuk menambah ancaman langsung ke gawang.
Kombinasi Ferran sebagai nomor 9, Felix di belakangnya, dan Yamal di sayap akan menjadi pola yang paling sering diprediksi untuk menutup lubang yang ditinggalkan Lewandowski pada periode ini.
Dengan demikian, pengganti sang penyerang tidak hanya dipahami sebagai satu pemain, tetapi juga sebagai rekonstruksi total lini depan yang menyesuaikan karakter pemain yang tersedia.
Jika proses rehabilitasi berjalan baik, kehadiran kembali Lewandowski di lapangan nanti berpotensi menjadi dorongan moral besar bagi Barcelona di sisa musim.
(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Alifazahra Avrilya Noorahma/Tribunwow.com, Adi Manggala S)