Haru! Pria Nonmuslim Buat Muffin untuk Sahur Tetangga Muslim
GH News March 02, 2026 07:10 PM
Jakarta -

Seorang pria nonmuslim di Amerika Serikat rela bangun dini hari membuat muffin untuk sahur tetangga Muslim saat Ramadan. Aksinya sukses bikin haru!

Datangnya bulan Ramadan selalu menghadirkan banyak kisah hangat tentang toleransi dan kepedulian antarumat beragama.

Salah satunya datang dari seorang pria nonmuslim asal Amerika Serikat bernama David Stewart, lapor The Rakyat Post (27/2).

Lewat unggahan di media sosial, ia membagikan niat baiknya membuat muffin sebagai menu sahur untuk tetangganya yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Haru! Pria Nonmuslim Buat Muffin untuk Sahur Tetangga MuslimHaru! Pria Nonmuslim Buat Muffin untuk Sahur Tetangga Muslim Foto: Thread/David Stewart

Dalam unggahannya di Threads, David bercerita bahwa salah satu tetangganya adalah seorang Muslim yang sedang berpuasa.

Ia pun terpikir untuk menyiapkan muffin berbahan kurma dan kacang yang kaya protein agar bisa disantap saat sahur.

"Saya ingin membuat muffin kurma dan kacang berprotein tinggi untuk sahur tetangga saya. Menurut kalian, ini ide yang bagus?" tulisnya.

Unggahan tersebut langsung menuai perhatian netizen. Banyak yang memuji niat tulus David, sekaligus mengingatkannya untuk memastikan seluruh bahan yang digunakan halal.

Haru! Pria Nonmuslim Buat Muffin untuk Sahur Tetangga MuslimHasil muffin buatan David untuk diberikan kepada tetangganya yang muslim. Foto: Thread/David Stewart

Sejumlah pengguna Muslim juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepeduliannya. "Sebagai Muslim, kami sangat menghargai perhatian seperti ini," tulis salah satu netizen.

Tak sedikit pula yang berbagi cerita tentang pengalaman memiliki tetangga Muslim yang ramah dan gemar berbagi makanan.

Bahkan, ada yang berseloroh bahwa aksi David ini bisa menjadi 'tiket' untuk mendapat undangan berbuka puasa bersama.

Menanggapi candaan itu, David mengungkapkan bahwa ia memang pernah berbuka bersama tetangganya tahun lalu dan membawa kue pistachio sebagai pencuci mulut.

Ia juga pernah diundang makan malam saat Hari Raya dan menyebut perayaan tersebut sangat menyenangkan.

Menanggapi saran soal kehalalan bahan, David pun memastikan dirinya akan menggunakan bahan yang aman dan halal.

"Terima kasih atas semua tipsnya. Saya akan mengganti ekstrak vanila dengan pasta vanila tanpa alkohol. Produk susu yang saya gunakan sudah bersertifikat halal, kurmanya dari Tunisia, dan sisanya berbahan nabati," tulisnya.

Tak berhenti di situ, David juga membagikan resep muffin buatannya. Ia mengaku puas dengan hasilnya, meski berharap warnanya bisa sedikit lebih gelap.

"Saya senang bisa memberi tahu bahwa muffin ini sudah diterima tetangga saya, dan katanya aromanya enak," ujarnya.

Ia menutup dengan pesan hangat, "Semoga kita bisa menunjukkan pada dunia tentang kekuatan kebaikan dan kasih sayang satu sama lain."

Unggahannya ramai ditanggapi netizen. Banyak netizen yang mengaku terharu dengan sikap toleransi yang dilakukan David.

"Terima kasih sudah berbuat baik kepada orang lain, semoga banyak menginspirasi orang lain," tulis netizen.

"Apapun kepercayaanya, kita ini hanya manusia yang sudah memang serharusnya berbuat baik kepada sesama," tulis netizen lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.