Sakit Kepala Saat Puasa? Ini Panduan Memilih Obat yang Tepat
GH News March 02, 2026 06:10 PM
Jakarta -

Ramadan sering membuat ritme tubuh berubah, jam tidur bergeser, pola makan pun berbeda dari biasanya. Di tengah aktivitas kerja dan ibadah yang tetap berjalan, keluhan ringan seperti sakit kepala, nyeri badan, atau gejala flu kadang muncul dan bikin hari terasa kurang nyaman.

Di situasi seperti ini, penting untuk lebih peka membaca sinyal tubuh dan memilih penanganan yang tepat. Salah satu yang bisa jadi andalan di rumah adalah Panadol, yang tersedia dalam beberapa varian untuk kebutuhan berbeda, sehingga pengguna bisa menyesuaikan pilihan dengan keluhan yang dirasakan.

Untuk keluhan nyeri dan demam yang umum, seperti sakit kepala, sakit gigi, atau nyeri otot, Panadol Biru (Reguler) dapat digunakan karena mengandung paracetamol 500 mg per kaplet. Sementara bila keluhan mengarah ke flu, misalnya hidung tersumbat disertai batuk tidak berdahak dan demam, ada Panadol Hijau (Cold & Flu) dengan kombinasi paracetamol 500 mg, pseudoephedrine HCl 30 mg, dan dextromethorphan HBr 15 mg.

Jika gejala flu datang dengan batuk tidak berdahak, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan demam, Panadol Hijau-Merah (Flu & Batuk) bisa dipilih karena mengandung paracetamol 500 mg, phenylephrine HCl 5 mg, dan dextromethorphan 15 mg. Untuk nyeri yang terasa lebih mengganggu, seperti sakit kepala atau nyeri otot yang "lebih berat", Panadol Merah (Extra) mengombinasikan paracetamol 500 mg dan kafein 65 mg, di mana kafein membantu meningkatkan efek antinyeri paracetamol.

Agar Ramadan tetap nyaman, kuncinya bukan sekadar "minum obat", tapi memilih sesuai keluhan dan tetap bijak, pastikan membaca aturan pakai di kemasan, serta pertimbangkan kondisi pribadi, misalnya sensitivitas terhadap kafein atau obat flu tertentu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.